Nosel.id Jakarta- Dian CH berasal dari Duri, Riau, sebuah kota kecil yang menyimpan sejuta cerita masa kecil baginya.
Dari tempat itulah ia belajar nilai-nilai sederhana tentang hidup: kehangatan keluarga, kebiasaan bersyukur, dan kemampuan untuk tetap kuat meski keadaan tidak selalu mudah.
Kini, ia menjalani rutinitas sebagai karyawan 9 to 5, dengan ritme kerja yang sering kali menuntut kecepatan dan ketepatan.
Namun, satu hal yang Dian pegang teguh adalah bahwa hidup tidak boleh hanya berputar pada pekerjaan semata.
“Hidup itu butuh balance,” begitu prinsip yang selalu ia ulang dalam hati.
Di tengah kesibukan, Dian selalu berusaha menyediakan ruang untuk hal-hal yang membuatnya tetap “waras”: keluarga, olahraga, dan aktivitas kecil yang menghadirkan rasa damai.
Kadang ia sengaja menggabungkannya, misalnya olahraga bareng orang-orang tersayang.

Di situlah ia menemukan me time sekaligus we time, sebuah momen recharge yang jadi favoritnya.
Bagi Dian, energi positif tidak datang begitu saja.
Ia harus diisi, dirawat, dan dijaga. Sebab ia percaya, ketika diri sudah penuh dengan energi baik, barulah kita bisa membagikan kebaikan itu kepada orang lain.
Positivity spreads when it first grows inside us.
Harapannya sederhana, namun berarti besar: semoga kita semua selalu diberi kesehatan, keselamatan, kebaikan, dan dijauhkan dari hal-hal yang tidak diinginkan. Amin.
Dian pun menyadari bahwa hidup tidak selalu tentang hustle. Tidak melulu tentang mengejar sesuatu tanpa henti.
Sometimes life is about pausing, breathing, and finding joy in the tiny things.
Hal-hal kecil yang sering kita anggap remeh, tapi diam-diam membawa kehangatan luar biasa.

Karena itu, ia mengajak kita untuk mengambil jeda.
Untuk menarik napas sedikit lebih dalam, memberi ruang bagi diri sendiri, dan membiarkan kebahagiaan-kebahagiaan kecil melakukan keajaibannya.
Hidup boleh sibuk, tapi hati harus tetap punya tempat untuk tenang.
Dan lewat keseimbangan sederhana itulah, Dian CH terus berjalan, menyebarkan semangat positif dari dirinya, untuk orang-orang di sekitarnya.
Source image: dian














