Dhian Heyda Agustina, Nikmatilah Hal-hal Kecil yang Tuhan Sisipkan di Tengah Kesibukan

Nosel.id Jakarta- Namaku Dhian Heyda Agustina. Lahir dan dibesarkan di Wonosobo, Jawa Tengah, sebuah kota kecil yang dingin, tenang, dan penuh kabut yang turun perlahan setiap pagi.

Dari tanah itu aku belajar bahwa hidup tak perlu terburu-buru untuk menjadi bermakna.

Bahwa ada banyak hal baik yang justru tumbuh ketika kita memberi ruang untuk diam, mengamati, dan memahami.

Namun hidup membawaku jauh dari kampung halaman.

Sepertiga hidupku kuhabiskan dengan merantau, berpindah dari satu kota ke kota lainnya untuk mengejar karir.

Perjalanan itu mengajarkanku keberanian, ketahanan, dan kemampuan untuk beradaptasi pada ritme hidup yang terus berubah.

Belakangan ini, aku mengambil salah satu langkah terbesar dalam hidupku.

Tepat pada akhir September, aku memutuskan untuk resign dari salah satu perusahaan rokok terbesar di Indonesia.

Selama sepuluh tahun, aku berpindah dari kota ke kota, total sepuluh kota yang pernah menjadi tempatku belajar dan bekerja.

Perjalanan panjang itu membawaku pada posisi terakhir sebagai Wholesale Sales Supervisor di Kediri.

Keputusan resign itu tak datang dari rasa lelah, tetapi dari kesadaran baru: “Why not?”

Ketika keyakinan sudah kuat dan langkah sudah mantap, selalu ada ruang untuk peluang lain.

Aku memilih melangkah demi hidup yang lebih selaras dengan diriku sendiri, memberikan ruang bagi babak baru, mimpi baru, dan cara hidup yang lebih jujur dengan hati.

Bekerja di dunia sales selama ini memberiku banyak warna. Menantang sekaligus menyenangkan.

Aku bertemu dengan banyak pengusaha besar, membangun jaringan, dan memastikan omset tetap berjalan dari minggu ke minggu.

Namun di tengah ekonomi yang naik turun dan tingginya harga produk, mengejar target sering kali bukan justru soal strategi, tapi soal ketahanan mental.

Ada masa di mana aku harus menghadapi tekanan luar biasa, tetapi justru dari sanalah aku belajar menjadi lebih tangguh.

Untuk tetap “waras” menghadapi kerasnya dunia sales, aku selalu memegang tiga prinsip sederhana yang menjadi penyelamatku:

Stand, Learn, & Enjoy. Berdiri di kaki sendiri dan berani mengambil keputusan.

Belajar dari setiap proses, termasuk yang tidak nyaman.
Menikmati hal-hal kecil yang Tuhan sisipkan di tengah kesibukan.

Ke depan, aku membawa satu doa: semoga aku bisa terus bertumbuh, dan kehadiranku memberi kebaikan bagi keluarga, teman-teman, lingkungan, pekerjaan, dan dunia kecil mana pun yang aku sentuh.

Aku ingin melangkah, bukan hanya lebih jauh, tetapi juga lebih dalam, lebih dekat kepada diri sendiri.

Dan untuk siapa pun yang mungkin sedang bingung memilih arah, sedang takut melangkah atau ragu mengambil keputusan, ini pesan yang ingin aku titipkan dari pengalamanku:

Kadang yang kita butuhkan hanya satu hisapan keberanian dan satu langkah kecil untuk mengingat bahwa hidup ini selalu punya ruang untuk kita.

So, don’t hesitate to take the chances life offers you.”

 

 

 

Source image: Dhian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *