Nosel.id Jakarta- Dessaeda Adilla, yang lahir di Jakarta dan dibesarkan di Bekasi, memiliki perjalanan hidup yang penuh perubahan dan tantangan.
Sejak SMA, ia mengikuti orang tuanya yang sering berpindah-pindah tempat tinggal, menjadikannya seorang yang terbiasa dengan kehidupan yang dinamis.
Ia kemudian melanjutkan pendidikan kuliah di Bandung, sebelum akhirnya memutuskan kembali ke kampung halaman di Bekasi pada masa pandemi COVID-19.
Sebagai anak tunggal yang sudah menikah dan memiliki dua anak, salah satu anaknya membutuhkan perhatian khusus karena memiliki kebutuhan spesial.
Meskipun memiliki keluarga yang mendukung, Dessaeda pernah merasa kehilangan arah dan semangat setelah impian masa kecilnya untuk menjadi seorang environmental conservationist tidak dapat terwujud.
Pekerjaan impiannya yang memerlukan mobilitas tinggi dan sering bekerja di luar kota menjadi hal yang sulit dijalani setelah menikah.
Ia merasa kehilangan motivasi dalam mencari pekerjaan atau kegiatan baru, dan satu-satunya hal yang menjadi kesenangan adalah mengasuh anak, meski itu terkadang menjadi sumber frustrasi.
Tak jarang, Dessaeda merasa tidak berdaya sebagai seorang perempuan, bahkan mengalami gangguan psikosomatis hingga harus beberapa kali dirawat di rumah sakit.

Namun, kehidupan mulai berubah ketika suaminya menyarankan untuk mengikuti studio senam.
Di sinilah dia bertemu dengan seorang guru yang menginspirasinya untuk kembali bergerak dan menemukan potensi diri yang sempat terpendam.
Dessaeda mulai berlatih yoga dan PoundFit, dua jenis olahraga yang ternyata memberi dampak positif pada kesehatan mentalnya.
Berkat dukungan dari guru yang menginspirasinya, ia akhirnya memberanikan diri untuk menjadi instruktur PoundFit.
“Sejak itu hidup saya berubah drastis,” ujar Dessaeda. Meski perjalanan menjadi instruktur tidak mudah, dengan berbagai tantangan dan cibiran, ia tetap teguh dan merasa bahwa setiap rintangan yang dihadapinya membawa dirinya ke tempat yang lebih baik.
Keberhasilannya tidak hanya datang dari usahanya sendiri, tetapi juga karena dukungan dari orang-orang yang tepat di sekitarnya, termasuk guru dan teman-teman dalam komunitas olahraga.
Dessaeda kini mengajar di studio-studio terkenal dan bahkan di mega gym seperti FTL.
Ia merasa sangat beruntung bisa mencapai titik ini dan meyakini bahwa perjalanan ini bukan hanya tentang kerja keras, tetapi juga tentang menemukan orang-orang yang bisa memberikan dukungan.
Harapannya kini adalah untuk melihat lebih banyak perempuan yang merasa berdaya, karena bagi Dessaeda, keberdayaan itu sangat subjektif dan bisa berbeda bagi setiap orang.

“Keberdayaan perempuan hanya mungkin dicapai jika menemukan orang-orang yang tepat untuk tujuan berdaya tersebut.
Temukan orang-orangmu, perubahan bisa sesignifikan dari sebuah pertemuan,” katanya.
Sebagai seorang yang tengah menjalani pelatihan untuk menjadi guru yoga, Dessaeda terus melangkah maju, dengan keyakinan bahwa setiap perubahan, sekecil apapun, membawa dampak yang baik.
“The order of nature is chaos. Kita tidak stagnan, kita selalu berubah.
Sekarang, perubahan seperti apakah yang akan mau kamu lakukan? Lebih baikkah dirimu yang sekarang dari dirimu yang kemarin?” ujarnya dengan penuh semangat.
Dessaeda Adilla kini menjadi simbol keteguhan dan keberdayaan, membuktikan bahwa dengan tekad dan dukungan yang tepat, seorang perempuan bisa menemukan jalannya menuju perubahan yang positif, baik bagi dirinya sendiri maupun bagi orang-orang di sekitarnya.
Source image: dessaeda adilla










