Desita Gloria Sihombing, Berani Bermimpi dan Membuktikan Diri Lewat Kerja Keras

Nosel.id Jakarta- Desita Gloria Sihombing berasal dari Kuantan Singingi (Kuansing), Teluk Kuantan, salah satu kabupaten di Provinsi Riau.

Sejak kecil, ia sudah memiliki ketertarikan terhadap dunia modeling. Dunia tersebut menjadi salah satu ruang bagi Desita untuk mengekspresikan diri, membangun kepercayaan diri, sekaligus berani menunjukkan potensinya kepada publik.

Kecintaannya terhadap modeling kemudian membawanya mengenal dunia pageant. Dengan penuh rasa syukur, di usia 19 tahun Desita sudah berkesempatan mengikuti ajang Miss Popular.

Pengalaman tersebut menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan dirinya karena dari sanalah ketertarikannya terhadap dunia pageant semakin tumbuh.

Bagi Desita, terjun ke dunia modeling dan pageant memberikan banyak pengalaman baru. Salah satu hal yang ia sukai adalah kesempatan untuk dikenal oleh lebih banyak orang.

Bertemu dengan berbagai karakter dan berada di lingkungan yang lebih luas membuatnya mendapatkan kesempatan untuk membangun relasi sekaligus belajar dari banyak pengalaman.

Namun, menjadi seseorang yang dikenal tentu memiliki konsekuensinya sendiri. Di balik sorotan dan perhatian yang didapatkan, Desita menyadari bahwa semua itu harus dibayar dengan kerja keras.

Tidak ada pencapaian yang datang begitu saja. Ia harus terus berusaha, mengembangkan diri, dan membuktikan bahwa dirinya layak mendapatkan kesempatan yang lebih besar.

Bagi Desita, kerja keras menjadi bagian penting dari proses untuk mewujudkan impian. Ia tidak ingin hanya dikenal, tetapi juga ingin memiliki perjalanan karier yang terus berkembang ke arah yang positif.

Ke depannya, ia berharap kariernya dapat semakin melambung dan membuka lebih banyak kesempatan untuk berkarya.

Lebih dari sekadar mengejar pencapaian pribadi, Desita ingin perjalanan yang ia jalani dapat memberikan inspirasi bagi orang-orang di sekitarnya.

Ia ingin membuktikan bahwa seseorang boleh memiliki mimpi besar, berasal dari daerah mana pun, dan tetap memiliki kesempatan untuk berkembang selama berani berusaha.

Dalam menghadapi komentar dan pendapat orang lain, Desita memiliki prinsip sederhana: tidak semua perkataan harus didengarkan.

Ia memilih mengambil hal-hal positif sebagai bahan pembelajaran dan meninggalkan hal-hal negatif yang tidak perlu dibawa dalam perjalanan.

Ga perlu dengarin apa kata orang. Ambil positifnya, buang negatifnya. Yang penting saya show. ”

Bagi Desita, pada akhirnya yang paling penting bukanlah apa yang orang lain katakan, melainkan bagaimana ia menunjukkan kemampuan melalui tindakan dan kerja keras.

Karena ketika seseorang terus bergerak dan membuktikan dirinya, hasil akhirnya akan berbicara lebih keras daripada sekadar perkataan.

 

 

Source image: Desita Gloria