Nosel.id Jakarta- Saya Windy Anindita, berasal dari Jembrana, Bali. Saya tumbuh di Jembrana, Bali bagian barat, sebuah daerah yang memiliki alam yang masih begitu asri hutan, sawah, perbukitan, hingga pantai, termasuk Pantai Medewi.
Kehidupan masyarakatnya yang sederhana dan dekat dengan alam menjadi bagian dari kenangan masa kecil yang selalu saya rindukan.
Sejak tahun 2007, saya merantau ke Jakarta untuk bekerja. Selama bertahun-tahun, saya menjalani karier sebagai pramugari hingga akhirnya pada 2020 memutuskan untuk resign dan memilih fokus menjadi ibu rumah tangga.
Bagi saya, keputusan tersebut bukan berarti berhenti berkembang, tetapi memilih ruang kehidupan yang berbeda dan lebih dekat dengan keluarga.
Untuk tetap aktif dan menjaga keseimbangan diri, saya mulai mencoba berbagai olahraga. Saat pandemi, saya mengawali dengan cycling karena kondisi jalan yang relatif sepi membuat bersepeda terasa nyaman.
Namun, dalam tiga tahun terakhir, running menjadi olahraga yang paling saya tekuni. Saat ini saya rutin running empat kali seminggu, strength training dua kali seminggu, dan satu hari untuk beristirahat.
Sesekali saya juga bermain padel bersama suami atau kembali bersepeda.

Running mengajarkan saya banyak hal. Dari olahraga ini, saya merasa menemukan kembali diri saya melalui keringat, langkah kaki, rasa lelah, hingga pencapaian-pencapaian kecil yang sebelumnya tidak pernah saya bayangkan.
Salah satunya adalah ketika saya berhasil menyelesaikan marathon, sebuah pencapaian yang cukup membanggakan bagi saya.
Saya belajar bahwa menjaga tubuh juga berarti menjaga jiwa. Tidak setiap lari harus cepat dan tidak setiap hari kita harus merasa kuat. Yang terpenting adalah tetap melangkah.
Untuk keluarga, saya berharap selalu diberikan kesehatan, kebersamaan, serta rumah yang dipenuhi rasa nyaman dan kasih sayang.
Untuk diri saya sendiri, saya berharap tetap memiliki ruang untuk berkembang, berkarya, dan melakukan sesuatu yang berarti tanpa kehilangan waktu bersama orang-orang yang saya sayangi.

Saya juga berharap kehidupan ekonomi semakin stabil dan memberikan rasa aman, kesehatan selalu terjaga, pikiran tetap tenang, serta saya bisa terus aktif dan produktif dalam menjalani setiap fase kehidupan.
Semoga saya juga selalu dikelilingi orang-orang yang tulus, saling menghargai, mendukung dalam suka maupun duka, dan membawa energi positif.
Karena bagi saya, hidup bukan tentang seberapa cepat kita mencapai sesuatu, tetapi seberapa berani kita menjalani setiap fase, menerima perubahan, dan tetap memilih untuk bertumbuh.
Hidup bukan tentang terus mengejar.
Terkadang kita perlu berhenti, berbelok, lalu menemukan versi diri yang ternyata jauh lebih kuat.
Source image: Windy Anindita






