Nosel.id Jakarta- Bagi Deasy Affandara, Jakarta bukan sekadar kota tempat tinggal—melainkan rumah yang membentuk perjalanan hidupnya.
Lahir, bersekolah, menempuh pendidikan tinggi, bekerja, menikah, hingga menjadi seorang ibu, seluruh fase penting hidupnya dijalani di ibu kota.
Meski gemar traveling dan menjelajah banyak tempat, selalu ada rasa rindu untuk kembali ke Jakarta.
Baginya, Jakarta memiliki daya tarik yang khas: akulturasi budaya yang kuat, ritme kehidupan yang dinamis, serta kemudahan akses ke berbagai hal.
Di balik sisi kerasnya, Jakarta tetap menjadi tempat pulang yang paling nyaman.
Dalam kesehariannya, Deasy berprofesi sebagai pegawai kantoran. Rutinitas kerja yang padat tak membuatnya kehilangan ruang untuk diri sendiri.
Justru dari sela kesibukan itulah, ia menemukan satu hobi yang kini menjadi bagian penting hidupnya: lari.
Ketertarikannya pada olahraga ini bermula secara sederhana, sebuah kesempatan free slot mengikuti event lari.
Tak disangka, pengalaman itu menjadi awal dari kebiasaan yang terus berlanjut hingga hari ini.
Dari sekadar coba-coba, lari berubah menjadi rutinitas yang ia jalani hampir setiap hari.

Bagi Deasy, lari bukan hanya soal olahraga fisik. Aktivitas ini menjadi sarana pelepas stres, pemicu hormon endorfin, sekaligus cara produktif untuk mengisi waktu luang.
Dampaknya pun sangat terasa: tidur menjadi lebih berkualitas, tubuh lebih bugar, dan daya tahan tubuh meningkat.
Ia mengaku kini jarang sakit dan tak lagi mengalami kesulitan tidur.
Konsistensi itulah yang membawanya aktif mengikuti berbagai event lari, mulai dari BorMar 2024, Jakim 2023 dan 2024, Women Half Marathon, Run With Me, Women’s 10K, Planet Sport Run, Guardian Run, Garmin Run, hingga banyak event lainnya.
Di balik semua aktivitas dan pencapaiannya, Deasy menyimpan harapan yang sederhana namun mendalam.
Ia berdoa agar seluruh aspek kehidupannya: keluarga, karier, ekonomi, kesehatan, dan sosial dapat berjalan seiring dan saling menyeimbangkan.
Selama ini ia selalu berupaya memberikan yang terbaik di setiap peran yang dijalani, sembari percaya bahwa hasil terbaik akan datang pada waktunya. Sebuah keyakinan yang ia sandarkan pada usaha dan doa.
Untuk para pembaca di seluruh Indonesia, Deasy menyampaikan pesan yang jujur dan membumi:

jangan takut untuk memulai. Apa pun kegiatan atau keinginan yang ingin dijalani, kunci utamanya adalah konsistensi.
FOMO bukanlah hal yang salah selama membawa dampak positif dan bermanfaat bagi diri sendiri.
Menurutnya, kesehatan adalah faktor utama dalam hidup dengan tubuh yang sehat, seseorang bisa lebih produktif, memberi manfaat bagi sekitar, dan menjalani hidup yang lebih panjang serta bermakna.
“Hidup cuma sekali,” pesan Deasy. “Maka hiduplah yang berarti.”
Source image: deasy













