Nosel.id Jakarta- Danella Soetara berasal dari Bandung, sebuah kota yang tidak hanya dikenal karena keindahan alam dan kreativitasnya, tetapi juga karena atmosfernya yang menenangkan.
Bandung adalah tempat di mana rasa pulang selalu punya arti.
Meski perjalanan hidup membawanya tinggal di beberapa kota lain, masa kecil di Bandung membentuk fondasi nilai yang kuat dalam dirinya: rasa syukur, kehangatan keluarga, dan kemampuan untuk menikmati hidup dengan penuh kesadaran.
Sejak awal, Danella menaruh fokus pada ranah kreatif, khususnya fashion dan aktivitas publik.
Baginya, dunia kreatif bukan sekadar ekspresi visual, melainkan ruang untuk menyampaikan identitas, pesan, dan karakter.
Pengalaman sebagai Mojang Kabupaten Bandung Barat (KBB) menjadi salah satu titik penting dalam perjalanannya.
Peran tersebut melatihnya tentang disiplin, tanggung jawab, serta membangun sense of purpose, kesadaran akan arah dan makna dalam setiap langkah yang diambil.
Dalam perjalanannya, Danella memahami bahwa setiap peran selalu memiliki dua sisi: light and shadow.
Ada pencapaian dan ada kelelahan, ada sorotan dan ada kesunyian.
Ia belajar bahwa kunci untuk bertahan bukanlah memaksakan diri, melainkan menjaga keseimbangan, mengetahui kapan harus melangkah maju, dan kapan perlu memberi ruang untuk diri sendiri agar tetap utuh.

Prinsip keseimbangan inilah yang membentuk cara Danella menjalani hidup.
Ia tidak terburu-buru mengejar validasi, tidak terjebak dalam ritme yang melelahkan.
Baginya, pertumbuhan yang sehat adalah pertumbuhan yang disadari, dirasakan, dan dijalani dengan tenang.
Harapannya sederhana namun bermakna: senantiasa diberi kesehatan, ketenangan batin, dan steady growth, dalam keluarga, karier, serta kehidupan sosial.

Danella percaya bahwa kemajuan tidak selalu harus datang dalam bentuk lompatan besar; sering kali, ia hadir lewat konsistensi kecil yang dijaga setiap hari.
Untuk para pembaca, Danella meninggalkan pesan yang lembut namun kuat:
Take your time. Progress doesn’t have to be loud.
Karena pada akhirnya, hidup bukan tentang siapa yang paling cepat terlihat berhasil, melainkan siapa yang paling mampu bertumbuh tanpa kehilangan dirinya sendiri.
Source image: Danella Soetara













