Nosel.id Jakarta- Cindy Satira adalah sosok yang memiliki perjalanan hidup penuh warna, dimulai dari masa kecil yang menyenangkan di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.
Ia tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teman-teman yang masih menjaga hubungan erat hingga sekarang.
“Teman masa kecil itu adalah true friends. Kami saling mengenal sejak lama, tidak ada yang ditutup-tutupi.
Meski saya sudah tinggal jauh di Parepare dan Makassar, kami masih sering berkomunikasi lewat grup WhatsApp, bahkan janjian untuk bertemu jika saya pulang kampung,” ungkapnya.
Selain berkumpul di tempat sederhana, Cindy dan teman-temannya sering merencanakan kegiatan seru seperti nonton konser bersama.
Keceriaan masa kecil dan kedekatan mereka menjadi kenangan berharga yang selalu ia simpan dalam hati.
Dalam perjalanan hidupnya, Cindy pernah berkarier sebagai seorang banker sebelum akhirnya beralih menjadi pengusaha di bidang SPBU bersama suaminya.
Tidak hanya sukses dalam karier, ia juga memiliki semangat yang tinggi di dunia olahraga.
Dulu, Cindy adalah atlet basket pelajar DKI (POPSI) pada tahun 1990-an. Kebiasaannya berlari juga sudah dimulai sejak masa muda, menjadikannya pribadi yang sportif dan disiplin.

Setelah menikah dan menjalani program hamil, ia kembali serius dalam dunia lari pada tahun 2016.
Sejak itu, Cindy tidak hanya rutin berolahraga tetapi juga aktif mengikuti berbagai event besar seperti Maybank Marathon Bali dan Makassar Half Marathon.
Selain lari, ia juga menyukai bersepeda, sebuah aktivitas yang memberinya kesempatan untuk mengeksplorasi tempat baru.
Cindy bahkan pernah mengikuti Merdeka Tour sejauh 120 km, sebuah pencapaian yang ia kenang dengan bangga.
Bagi Cindy, olahraga tidak hanya memberikan manfaat fisik tetapi juga mental.
“Selesai olahraga, tubuh kita memproduksi hormon endorfin yang membuat bahagia.
Selain itu, olahraga juga menjadi sarana bersosialisasi dengan teman-teman. Dari situ, saya bisa melepas stres setelah beberapa hari disibukkan dengan berbagai kegiatan,” ujarnya.
Namun, Cindy juga mengakui bahwa olahraga memiliki tantangan. “Kadang terjadi kram atau cedera saat event lari atau sepeda karena kurang pemanasan atau latihan.
Tapi itu menjadi pelajaran berharga,” tambahnya.
Cindy berharap olahraga lari dan bersepeda semakin diminati oleh masyarakat, bukan hanya sebagai tren sementara.
Baginya, olahraga adalah bentuk kesadaran terhadap kesehatan fisik dan mental yang harus dilakukan secara konsisten.
Ia juga ingin menyampaikan pesan penting: “Kamu bisa mencapai dan mendapatkan apa yang kamu pikirkan. Everything is possible.
Mulailah dari sekarang, pikirkan hal-hal baik, maka kebaikan akan datang kepadamu.”
Source image: cindy















