Ardhani Titisari, Kisah Baik Itu Nyata dan Bisa Dipercaya 

Nosel.id Jakarta- Dari sebuah kota yang tenang dan penuh kehangatan di Jawa Timur, Madiun, lahirlah seorang perempuan yang membangun langkahnya dengan ketulusan dan keberanian: Ardhani Titisari atau akrab disapa Tisa.

Kota inilah tempat ia tumbuh, pulang, dan selalu menemukan kembali rasa damai yang sulit digantikan.

Setiap kali kembali ke rumah, suasana Madiun, keluarga yang hangat, lingkungan yang tenang, dan kuliner yang enak serta masih sangat terjangkau selalu membuatnya merasa bahwa rumah adalah tempat terbaik untuk mereset segalanya.

Perjalanan Tisa tidaklah linear; ia adalah sosok yang aktif mencoba banyak hal, dan justru dari situlah ia menemukan siapa dirinya.

Ia pernah membuka jasa titip, menjual preloved, hingga menjalankan catering by PO. Bahkan, dunia endorsement dan visit clinic pun pernah ia jalani.

Semua ia lakukan dengan semangat mengeksplorasi hal baru, sembari menabung pengalaman dan memperluas relasi.

Meski sudah mencoba berbagai bidang, masih ada mimpi yang terus ia bawa: suatu saat ingin memiliki bisnis yang benar-benar ia pegang sendiri.

Sebuah usaha yang tidak hanya menghasilkan, tetapi juga menggambarkan dirinya.

Ia percaya, ketika waktunya tiba, mimpinya akan menemukan jalannya.

Bekerja sesuai passion membuat aktivitasnya terasa lebih ringan.

Tisa menikmati kebebasan tanpa aturan kantor, tanpa jam kerja yang mengikat, dan tanpa tekanan dari siapa pun.

Bagi Tisa, kebebasan itu bukan hanya soal waktu, tetapi juga ruang untuk menjadi diri sendiri.

Dan menariknya, sejauh ini ia belum merasakan duka dalam perjalanan kariernya.

Alhamdulillah belum ada dukanya,” ujarnya, sebuah kalimat sederhana yang mencerminkan rasa syukur dalam setiap langkahnya.

Harapan Tisa pun sangat tulus. Ia ingin selalu dimudahkan dalam segala hal yang ia jalani, diberi ketenangan, kecukupan rezeki, kesehatan, serta dikelilingi orang-orang baik.

Baginya, hal terpenting bukan hanya mencapai kesuksesan pribadi, tetapi juga menjadi pribadi yang bermanfaat bagi orang lain.

Ia ingin hidupnya menyebarkan cinta, mengalirkan kebaikan, dan membawa keberkahan bagi siapa pun yang mengenalnya.

Sebagai penutup, Tisa menitipkan pesan yang seindah perjalanan hidupnya:

Kebaikan disertai ketulusan adalah kekuatan.

Itulah yang akan selalu orang ingat tentang kita. Kebaikan yang diberikan dengan hati akan kembali berlipat ganda dan membawa kebahagiaan yang tidak terhingga.

Tetap rendah hati, banyak bersyukur, dan jadilah diri sendiri di mana pun kita berada.

Teruslah menjadi pribadi yang empati, jujur, dan penuh kasih karena sikap baik itu nyata dan mudah dipercaya.”

Melalui kisahnya, Ardhani Titisari bisa berikan kita perspektif dan sikap yang positif untuk menjadi pribadi yang baik dengan yang dilakukannya.

 

 

Source image: tisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *