Annisa Budiyarman, Zaman Sekarang Tak Keren Hanya Rebahan Saja!

Nosel.id Jakarta- Annisa Budiyarman adalah seorang wanita yang lahir di Blitar pada 17 November 1993, tetapi sebagian besar hidupnya dihabiskan di Jakarta.

Meskipun telah lama tinggal di ibu kota, Blitar tetap memiliki tempat istimewa di hatinya, terutama karena di sana masih ada kakek dan nenek dari pihak ibunya.

Sesekali, ia merasakan kerinduan untuk pulang dan mengunjungi kampung halaman.

Dalam perjalanan kariernya, Annisa sempat bekerja sebagai admin pengiriman sebelum akhirnya memutuskan untuk resign. Keputusan ini diambil demi fokus mengurus anak, suami, dan rumah tangga.

Meskipun demikian, ia tetap aktif dan menemukan kesenangan baru dalam olahraga Poundfit.

Sebagai seseorang yang pernah menjadi dancer dan mencintai musik, Poundfit menjadi olahraga yang sangat cocok baginya.

Awalnya, ia hanya mencoba karena penasaran, tetapi lama-kelamaan ia jatuh cinta pada latihan ini.

Poundfit bukan sekadar olahraga baginya, tetapi juga bentuk pelepasan stres yang ampuh dan cara untuk menghilangkan kejenuhan sebagai ibu rumah tangga full-time. Kini, sudah lebih dari dua tahun ia rutin mengikuti kelas Poundfit.

Salah satu hal yang paling disukai Annisa dari Poundfit adalah komunitasnya.

Ia mendapatkan banyak teman baru yang sama-sama memiliki semangat untuk berolahraga.

Namun, ada juga tantangan tersendiri, terutama ketika ia sudah sangat bersemangat mengikuti kelas, tetapi tiba-tiba harus membatalkan karena situasi yang tidak bisa dihindari.

Jadwal latihannya sendiri tidak selalu tetap, tetapi biasanya ia mengikuti kelas dua hingga tiga kali seminggu.

Annisa memiliki harapan dan doa baik untuk keluarganya. Ia ingin keluarganya tetap harmonis, sehat, dan selalu kompak.

Ia merasa bersyukur karena suami dan anaknya sangat mendukung kegiatannya sebagai seorang Pound enthusiast.

Saat ini, ia masih menikmati momen pertumbuhan anaknya yang baru saja mulai masuk sekolah Bimba, sehingga belum memiliki rencana pasti mengenai kelanjutan kariernya.

Namun, untuk aspek ekonomi dan kesehatan, ia berharap semuanya tetap lancar dan berjalan dengan baik.

Bagi Annisa, olahraga adalah bagian penting dalam hidupnya, dan ia ingin mengajak orang lain untuk lebih aktif bergerak.

Pesannya bagi siapa pun yang membaca adalah untuk tidak membandingkan satu olahraga dengan olahraga lainnya, karena setiap jenis olahraga memiliki manfaatnya masing-masing.

Yang paling penting adalah jangan malas bergerak. “Di zaman sekarang, sudah tidak keren hanya rebahan saja,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan agar tidak mudah merasa insecure dan selalu menjadi diri sendiri.

Ia percaya bahwa terlalu sering melihat ke atas hanya akan membuat seseorang merasa tidak pernah cukup.

Sesekali, melihat ke bawah dapat membuat kita lebih memahami arti bersyukur. Dengan prinsip ini, Annisa terus menjalani hidupnya dengan penuh semangat dan kebahagiaan.

 

Source imace: annisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *