Anne Surachmi Sasole: Berkarya dari Ujung Kapuas, Bebas Berkembang Tanpa Batas

Nosel id Jakarta- Anne Surachmi Sasole berasal dari Kabupaten Kapuas Hulu, wilayah paling ujung di Kalimantan Barat.

Kotanya mungkin tidak sebesar kota-kota metropolitan, namun menyimpan kekayaan yang tak tergantikan: udara yang bersih, langit biru yang menenangkan, aliran Sungai Kapuas yang legendaris, serta kuliner khas seperti kerupuk basah yang selalu dirindukan.

Dari tempat yang tenang inilah Anne membangun mimpinya.

Saat ini, Anne menjalani peran sebagai remote worker di sebuah perusahaan luar negeri, sekaligus aktif sebagai konten kreator.

Fleksibilitas menjadi salah satu hal yang paling ia syukuri dari pekerjaannya.

Tanpa terikat instansi atau ruang kantor, Anne bisa bekerja dari mana saja: kamar, coffee shop, atau bahkan sambil menjelajah tempat baru.

Jam kerja yang lebih bebas memberinya ruang untuk mengenal ritme diri sendiri, termasuk kapan harus beristirahat dan kapan harus produktif.

Di sela waktu kerja, terutama saat rest day, Anne memanfaatkan energinya untuk membuat konten.

Mood yang baik sering kali menjadi kunci kreativitasnya.

Dalam satu waktu, ia bisa menghasilkan satu hingga empat video sekaligus, sebagai bentuk konsistensi agar tetap hadir dan relevan di media sosial.

Ia tak segan mengikuti tren atau konten yang sedang viral, bukan sekadar ikut-ikutan, tetapi sebagai peluang membuka pintu rezeki baru dan memperluas jangkauan karyanya.

Tak hanya bekerja dan berkonten, Anne juga sesekali memilih solo travelling.

Perjalanan-perjalanan ini menjadi ruang refleksi sekaligus sumber inspirasi, membantunya melihat dunia dari sudut pandang yang lebih luas dan memperkaya cerita yang ia bagikan kepada audiensnya.

Anne berharap proyek yang sedang ia jalani saat ini dapat berjangka panjang, menjadi sumber keberlanjutan dan pembelajaran.

Ia juga berdoa agar semangatnya dalam berkonten tak pernah padam, rezeki terus dilancarkan, dan keluarganya senantiasa diberi kesehatan.

Di tengah semua pencapaian dan proses, ia ingin tetap menjadi pribadi yang rendah hati serta berada di lingkungan kerja yang sehat dan suportif.

Pesan Anne sederhana namun bermakna, terutama bagi generasi muda yang sedang berproses:


Insecure itu boleh, tapi jangan berlebihan.

Percayalah pada kemampuan yang kamu miliki, karena kemampuan itu akan dihargai di lingkungan yang tepat.”

Dari Kapuas Hulu, Anne membuktikan bahwa jarak dan lokasi bukanlah batas.

Dengan konsistensi, keberanian, dan kepercayaan pada diri sendiri, karya bisa menembus ruang dan menjangkau dunia.

 

 

Source image: anne

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *