Nosel.id Jakarta- Di balik senyum hangat dan suara merdu Angela Ananda, tersimpan kisah sederhana tentang seorang perempuan yang tumbuh dengan cinta, ditempa pengalaman, dan akhirnya menemukan panggilan hidupnya di dunia seni.
Angela lahir dan besar di lingkungan yang ramah, tempat di mana ia merasa diterima, dicintai, dan dihargai.
Masa kecilnya menyimpan banyak kenangan baik, mulai dari suasana kampung yang sejuk hingga keluarga yang selalu memberi ruang bagi kebebasan berekspresi.
Dari sanalah karakter Angela dibentuk: lembut, percaya diri, dan berani mencoba hal-hal baru.
Meski kini banyak yang mengenalnya sebagai penyanyi, perjalanan Angela tidak pernah instan.
Hobi bernyanyi yang ia jalani bukan sekadar kesenangan, tetapi cara untuk membangun relasi, memperluas pengalaman, dan menguji mental diri.
Dari panggung kecil hingga bertemu banyak orang baru, Angela selalu merasa bahwa dunia musik membawanya ke versi terbaik dirinya.
Namun, setiap panggung punya sisi lain. Ia mengakui ada duka yang harus ia telan—terutama ketika harus tampil di bar atau klub.

Tidak sedikit orang yang memandang rendah profesinya, seolah menyanyi di tempat seperti itu mengurangi harga diri.
Tapi Angela belajar untuk tidak mendengar kebisingan yang tidak perlu. Baginya, yang terpenting adalah proses, karya, dan integritas.
“Orang boleh menilai apa saja, tapi yang tahu perjalanan dan niat kita ya diri kita sendiri,” tuturnya.
Ke depan, Angela punya satu keinginan sederhana namun bermakna: hidup yang sukses, sehat, dan penuh semangat.
Ia percaya bahwa setiap orang akan melalui rintangan, tapi justru itu yang membentuk mental dan kedewasaan.
Harapan untuk keluarga, karier, ekonomi, kesehatan, hingga hubungan sosial, semuanya ia titipkan pada kesungguhan berusaha dan doa yang tidak pernah putus.
Angela juga memberikan pesan penting tentang mencintai diri sendiri.
“Percantik diri bukan untuk orang lain, tapi untuk memuaskan diri sendiri agar lebih percaya diri,” katanya.
Baginya, merawat diri dari dalam maupun luar adalah bentuk penghargaan terhadap hidup yang hanya terjadi sekali.

Angela meninggalkan pesan yang sederhana namun kuat:
“Jangan pernah menyerah dalam hidup. Hidup ini cuma sekali.
Isi dengan hal-hal positif, sekalipun penuh rintangan dan tantangan. Justru dari situlah kamu tumbuh.”
Perjalanan Angela Ananda mengingatkan kita bahwa setiap orang punya panggungnya masing-masing.
Tidak penting di mana kita berdiri hari ini, yang penting adalah apa yang kita lakukan untuk menjadi lebih baik esok hari.
Satu langkah kecil bisa membawa kita pada perubahan besar, asal kita terus melangkah, setia pada mimpi, dan berani berkarya seperti Angela
Source image: angela









