Nosel.id Jakarta- Aneela Mirza akrab disapa Nelz adalah potret perempuan modern yang tumbuh dari lintas budaya, ditempa oleh kemandirian, dan kini berdiri di posisi strategis industri teknologi finansial Indonesia.
Lahir di Texas, Amerika Serikat, Nelz menghabiskan masa tumbuh besarnya di Jakarta.
Darah Pakistan dari sang Ayah (alm.) dan akar Jakarta dari Ibunya membentuk identitasnya sejak dini sebagai pribadi yang terbuka, adaptif, dan tangguh.
Perjalanan pendidikannya mencerminkan semangat global yang konsisten.
Nelz menempuh pendidikan Sarjana (S1) di Malaysia dan melanjutkan Magister (S2) di Australia.
Di negeri kanguru itulah ia benar-benar belajar arti kemandirian.
Sambil kuliah, ia bekerja paruh waktu sebagai kasir dan waiter, pengalaman sederhana namun krusial yang membentuk etos kerja, kerendahan hati, dan kemampuan bertahan di lingkungan kompetitif.
Semua fase itu, menurutnya, menjadi fondasi penting yang membentuk dirinya hari ini.
Kini, Nelz mengemban peran sebagai Head of Merchant Partnership di DANA Indonesia, salah satu perusahaan e-wallet terbesar di Tanah Air.
Berada di industri startup yang serba cepat dan sangat korporat, tanggung jawabnya bukan hanya soal strategi dan angka, tetapi juga membangun kolaborasi yang berdampak luas.
Baginya, peran ini terasa semakin bermakna karena dijalani bersama tim yang solid dan sejalan dalam visi.
Di luar profesionalisme yang menuntut, Nelz juga menjalani peran personal yang tak kalah penting: sebagai istri dan new mama.

Ia menikah dengan Tamish Aswani, seorang pebisnis di bidang fashion dan branding yang menjadi partner hidup sekaligus support system utama.
Dalam keseharian, Tamish hadir bukan hanya sebagai pasangan, tetapi juga penyeimbang, membantu di rumah, mendukung pergaulan, dan menjadi ruang aman di tengah dinamika dunia startup.
Bagi Nelz, memiliki partner hidup yang mampu “menyeimbangkan” semua peran adalah sebuah blessing.
Industri yang ia geluti memang kompetitif, tetapi Nelz memilih untuk tidak terjebak dalam ritme yang menguras diri.
Ia percaya bahwa menikmati hidup adalah bagian dari kesuksesan itu sendiri.
Prinsip-prinsipnya sederhana namun mendalam: memprioritaskan diri sendiri, menjaga circle yang sehat, menikmati setiap proses, dan memahami bahwa istirahat adalah kebutuhan, bukan kemewahan.

Pesan hidup yang ia pegang hingga kini menjadi refleksi bagi banyak orang:
“Trust your pace. Your story is unfolding exactly as it should.”
Menurut Nelz, jalan hidup setiap orang memang berbeda.
Namun selama seseorang terus bergerak dengan niat baik dan usaha yang konsisten, semesta akan selalu menemukan caranya untuk membuka jalan.
Sebuah keyakinan yang lahir bukan dari teori, melainkan dari perjalanan panjang lintas negara, peran, dan fase kehidupan.
Source image: nelz














