Nosel.id Jakarta- Lahir di Yogyakarta, Andinatary atau akrab disapa Tary merupakan anak ketiga dari tiga bersaudara, yang semuanya perempuan.
Tumbuh dalam keluarga sederhana, Tary dibesarkan dengan nilai-nilai kerja keras dan keberanian untuk bermimpi.
Orang tuanya selalu menanamkan keyakinan bahwa mimpi bukan hanya untuk diucapkan, tetapi harus diperjuangkan dengan usaha dan tanggung jawab.
Kini, Tary aktif mengelola usaha di bidang kuliner, sebuah dunia yang menuntut konsistensi, kreativitas, dan ketahanan mental.
Di tengah kesibukan berwirausaha, ia justru menemukan gaya hidup sehat sebagai bagian penting dari kesehariannya.
Awalnya, olahraga hanya ia lakukan dengan satu tujuan sederhana: menurunkan berat badan.
Namun seiring waktu, aktivitas fisik itu berubah menjadi kebutuhan dan rutinitas yang tak terpisahkan dari hidupnya.

Tary menjalani pola olahraga yang disiplin dan seimbang.
Ia rutin pergi ke gym tiga kali seminggu, mengikuti pilates seminggu sekali, serta lari dua hingga tiga kali dalam sepekan.
Tak hanya sekadar latihan, Tary juga gemar mengikuti berbagai race lari, bahkan hingga ke luar kota, sebuah pengalaman yang memberinya tantangan sekaligus kepuasan tersendiri.
Baginya, olahraga bukan hanya soal fisik. Setiap selesai berlatih, tubuh terasa lebih segar, pikiran lebih tenang, dan suasana hati menjadi jauh lebih baik sepanjang hari.
Meski demikian, Tary tetap memegang prinsip penting: mendengarkan sinyal tubuh.
Saat lelah, ia tak ragu untuk beristirahat, karena baginya konsistensi jangka panjang jauh lebih penting daripada memaksakan diri hingga berisiko cedera.
Ke depan, Tary memiliki harapan besar untuk terus bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik, lebih positif, bertanggung jawab, mandiri, serta mampu memberi manfaat bagi orang lain.
Ia percaya bahwa kesuksesan bukan hanya diukur dari pencapaian materi, tetapi juga dari dampak baik yang bisa diberikan kepada sekitar.
Pesan hidup yang selalu ia pegang pun begitu kuat dan jujur:

“Jadilah pendukung diri sendiri. Tepuk tangan untuk diri sendiri, hadir untuk diri sendiri, dan lakukan semuanya untuk diri sendiri.
Mandirilah, karena dalam banyak pengalaman hidup, kita tidak selalu bisa bergantung pada orang lain.”
Kisah Andinatary adalah pengingat bahwa kemandirian, disiplin, dan keberanian untuk merawat diri sendiri adalah fondasi penting menuju hidup yang lebih seimbang dan bermakna.
Source image: Tary














