Aimee Sukesna: Rumah Adalah Tempat Bertumbuh, Dunia Adalah Ruang Belajar

Nosel.id Jakarta- Aimee Sukesna adalah sosok perempuan modern yang memaknai hidup sebagai perjalanan pembelajaran tanpa batas.

Lahir di Jakarta dari keturunan Bali–Sunda, Aimee tumbuh dalam dinamika keluarga yang membentuknya menjadi pribadi adaptif dan terbuka.

Sejak kecil, ia terbiasa berpindah-pindah kota mengikuti tugas sang ayah yang berlatar belakang kepolisian.

Irian Jaya, Medan, Lampung, Lembang, hingga Jakarta menjadi bagian dari mozaik masa kecilnya.

Setiap tempat meninggalkan jejak tentang keberagaman budaya, cara hidup, dan nilai kemanusiaan.

Tak berhenti di dalam negeri, perjalanan hidup Aimee juga membawanya menetap dan menimba ilmu di Australia, Inggris, dan Malaysia.

Karena itulah, ketika ditanya tentang kampung halaman, jawabannya begitu reflektif.

Bagi Aimee, rumah bukan sekadar titik geografis, melainkan tempat ia kembali, belajar, dan bertumbuh. Hari ini, makna “rumah” itu ia temukan di Tangerang dan Jakarta.

Saat ini, Aimee Sukesna mengemban amanah sebagai Director of Admissions, Recruitment, dan Marketing di USG Education, salah satu institusi pendidikan internasional terkemuka di Indonesia.

Dengan jaringan kampus di Jakarta, Bandung, Malang, dan dalam waktu dekat Surabaya, mobilitas tinggi menjadi bagian tak terpisahkan dari kesehariannya.

Tak hanya perjalanan domestik, afiliasi kuat USG Education dengan berbagai universitas dan lembaga pendidikan di Inggris, Australia, Amerika Serikat, serta negara lainnya membuat Aimee kerap melakukan perjalanan lintas negara.

Menghadiri pertemuan strategis, melakukan negosiasi kerja sama, hingga menjadi pembicara di berbagai forum pendidikan internasional adalah tanggung jawab yang ia jalani dengan penuh dedikasi.

Di balik padatnya aktivitas, Aimee menemukan makna.

Bertemu dengan banyak rekan dari berbagai latar belakang daerah dan negara memperkaya perspektif hidupnya.

Setiap perjalanan selalu mengingatkannya bahwa hidup adalah ruang belajar yang luas, dan menjadi lifelong learner adalah kunci untuk terus bertumbuh.

Namun, perjalanan dinas bukan tanpa tantangan. Tuntutan fisik dan mental, persiapan yang matang, serta profesionalisme yang harus tetap terjaga meski baru tiba dari perjalanan panjang menjadi sisi lain yang harus dihadapi.

Meski demikian, Aimee memilih untuk menjalaninya dengan hati dan pikiran terbuka, fokus pada proses pengembangan diri, bukan pada rasa lelahnya.

Dalam hal harapan dan doa, Aimee menyampaikannya dengan kesederhanaan yang penuh makna.

Ia berharap setiap urusan dunia dilancarkan dan diberkahi oleh Allah SWT, serta bernilai kebaikan untuk akhirat.

Ia percaya, tugas manusia adalah berusaha sebaik mungkin, lalu menyerahkan hasilnya kepada Sang Pencipta.

Lebih dari itu, setiap langkah baik yang ia lakukan diniatkan sebagai investasi kebaikan terutama untuk masa depan putri tercintanya.

Menutup kisahnya, Aimee Sukesna meninggalkan pesan hangat bagi para pembaca di seluruh Indonesia:

 “Temukan tujuan hidupmu dan jalani dengan hati serta pikiran yang terbuka, maka hal-hal berat dalam hidup akan terasa lebih ringan.”

Sebuah pengingat bahwa di tengah dunia yang bergerak cepat, keikhlasan, keterbukaan, dan niat baik akan selalu menjadi kompas terbaik dalam menjalani kehidupan.

 

 

Source image: aimee

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *