Nosel.id Jakarta- Nadhilah Awanis, yang akrab disapa Anis, adalah sosok perempuan tangguh asal Medan, Sumatera Utara.
Sejak lahir hingga saat ini, ia dibesarkan oleh seorang ibu tunggal yang baginya bukan sekadar orang tua, melainkan figur luar biasa yang menjadi sumber kekuatan, inspirasi, dan cinta tanpa batas dalam hidupnya.
Dari tangan seorang single mom yang hebat itulah, Anis belajar tentang arti keteguhan, kemandirian, dan keberanian menghadapi hidup.
Sebagai anak terakhir dari tiga bersaudara, Anis tumbuh dalam lingkungan keluarga yang penuh dinamika namun tetap hangat. Perjalanan hidupnya membentuk karakter yang kuat, sekaligus pribadi yang terbuka dan mudah beradaptasi dengan berbagai situasi.
Di usia 26 tahun, Anis menjalani kesehariannya dengan bekerja dan menjaga hubungan sosial bersama teman serta kerabat terdekat.
Namun, di balik itu semua, ia memiliki dunia yang begitu ia cintai, dunia event dan hiburan.
Saat ini, Anis berperan sebagai Liaison Officer (LO) dalam event organizer, sebuah pekerjaan yang mempertemukannya dengan banyak orang hebat, termasuk para artis dan profesional di industri kreatif.

Bagi Anis, pekerjaannya bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari hobi yang ia jalani dengan penuh semangat.
Bertemu orang baru, membangun relasi, dan terlibat dalam berbagai event menjadi pengalaman berharga yang terus memperkaya sudut pandangnya. Meski begitu, perjalanan tersebut tidak selalu mulus.
Ia merasakan berbagai fase naik turun dalam pencapaian kerja, yang justru menjadi proses pembelajaran penting untuk terus berkembang dan tidak mudah menyerah.
Di tengah perjalanan hidupnya, Anis menyimpan harapan sederhana namun penuh makna menjadi pribadi yang jauh lebih baik dalam segala hal.
Ia percaya bahwa setiap langkah, sekecil apa pun, adalah bagian dari proses menuju versi terbaik dirinya.

Prinsip hidup yang ia pegang teguh pun begitu kuat:
Lakukan apa yang menurut hatimu benar, jangan takut akan pandangan orang lain, karena hidup kita adalah tanggung jawab kita sendiri.
Baginya, tidak ada gunanya menyesali masa lalu, karena setiap pengalaman adalah pelajaran yang membentuk siapa dirinya hari ini.
Dengan semangat, ketulusan, dan keyakinan yang ia miliki, Nadhilah Awanis terus melangkah, membuktikan bahwa latar belakang bukanlah batasan, melainkan kekuatan untuk menciptakan masa depan yang lebih baik.
Source image: Nadhillah






