Tia Athaya, Jangan Pernah Terlalu Takut Gagal atau Takut untuk Memulai Sesuatu. 

Nosel.id Jakarta- Tia Athaya tumbuh dari perjalanan hidup yang penuh warna. Lahir di Malang, besar di Kota Bontang, Kalimantan Timur, hingga akhirnya menetap di Tangerang, setiap kota menyimpan cerita dan proses yang membentuk dirinya menjadi perempuan yang kuat dan mandiri seperti sekarang.

Masa kecilnya dipenuhi kenangan hangat bersama keluarga, namun di balik itu ada banyak proses hidup yang mengajarkannya tentang arti rumah, perjuangan, dan bagaimana tetap bertahan dalam keadaan apa pun.

Di balik perjalanan Tia, ada sosok perempuan yang menjadi sumber kekuatan terbesar dalam hidupnya, yaitu sang Mama, Bu Agus.

Baginya, dukungan dan doa seorang ibu menjadi alasan utama dirinya mampu bertahan dan berkembang sampai hari ini.

Dari sang mama, Tia belajar bahwa perempuan harus memiliki keberanian untuk berdiri di atas kaki sendiri, mandiri secara emosional maupun finansial, serta mampu membangun masa depan dengan usahanya sendiri.

Sosok ibunya bukan hanya keluarga, tetapi juga inspirasi hidup yang selalu mengingatkannya untuk tetap kuat dan rendah hati dalam setiap proses kehidupan.

Perjalanan Tia di dunia content creator juga lahir dari situasi yang tidak pernah ia rencanakan sebelumnya. Saat pandemi datang dan dirinya harus dirumahkan dari pekerjaan, Tia mencoba mencari cara agar tetap bisa bertahan.

Dari hal sederhana, membuat konten iseng bersama sang papa, justru membuka jalan baru dalam hidupnya. Respons positif dari banyak orang membuatnya semakin yakin untuk menekuni dunia digital, hingga akhirnya berkembang menjadi profesi sekaligus sumber penghasilan yang menjanjikan.

Bagi Tia, menjadi content creator bukan hanya soal jumlah followers atau viral semata.

Ia percaya bahwa kunci mendapatkan kepercayaan audience dan banyak brand collaboration terletak pada image diri, attitude, dan bagaimana seseorang membangun hubungan yang jujur dengan pengikutnya.

Di balik dunia digital yang terlihat menyenangkan, ada banyak tantangan yang harus dihadapi. Terkadang ia tetap harus tampil profesional dan terlihat kuat meski sedang lelah atau memiliki masalah pribadi.

Namun justru dari situ ia belajar tentang konsistensi dan tanggung jawab dalam menjalani profesinya.

Dalam menjaga kreativitas, Tia memilih untuk tidak memaksakan diri. Ia lebih suka mengambil inspirasi dari kehidupan sehari-hari, pengalaman pribadi, hingga hal-hal sederhana yang dekat dengan banyak orang.

Karena itu pula ia memilih fokus pada personality dan lifestyle content, segmen yang menurutnya paling natural dan paling menggambarkan dirinya sendiri. Baginya, konten yang lahir dari kejujuran dan pengalaman nyata akan lebih mudah diterima dan terasa lebih dekat dengan audience.

Meski perjalanan hidupnya terus berkembang, Tia tetap memiliki harapan sederhana.

Ia ingin selalu diberi kesehatan, dipermudah rezekinya, mampu membahagiakan keluarga, dan tetap menjadi pribadi yang rendah hati dalam setiap pencapaian.

Melalui kisah hidupnya, Tia Athaya ingin menyampaikan satu pesan penting kepada banyak orang, terutama anak muda yang sedang berjuang menemukan jalannya sendiri.

Menurutnya, jangan pernah terlalu takut gagal atau takut untuk memulai sesuatu.

Karena sering kali, jalan hidup terbaik justru datang dari hal-hal yang tidak pernah direncanakan sebelumnya.

 

Source image: Tia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *