Tata: Perempuan Mandiri yang Percaya, Kesuksesan Berawal dari Karakter dan Keberanian Melangkah

Nosel.id Jakarta- Bagi Tata, menjadi perempuan yang mandiri bukan sekadar tuntutan zaman, melainkan nilai kehidupan yang telah ditanamkan sejak kecil.

Tumbuh dalam keluarga besar di Solo, Jawa Tengah, ia dibesarkan dengan prinsip bahwa perempuan harus mampu berdiri di atas kakinya sendiri, memiliki keterampilan, serta tidak takut menghadapi tantangan.

Kota Solo menyimpan banyak kenangan yang membentuk karakter Tata hingga menjadi sosok yang ia kenal hari ini. Selain dikenal dengan suasananya yang sejuk dan masyarakatnya yang ramah, Solo juga mengajarkannya tentang pentingnya menjaga nilai-nilai keluarga yang masih sangat erat.

Aku diajarkan menjadi perempuan yang serba bisa dan mandiri.

Dalam budaya Jawa ada istilah prigel, yaitu cekatan dan mampu mengerjakan banyak hal. Bagiku, itu adalah sebuah kebanggaan.”

Didikan tersebut membuat Tata tumbuh di lingkungan yang selalu mendorongnya untuk berkembang tanpa harus merendahkan orang lain.

Keluarga besarnya terus memotivasi agar ia berani melangkah lebih maju, namun tetap rendah hati dan menghargai siapa pun.

Lingkungan yang positif itulah yang menurutnya menjadi salah satu alasan mengapa ia tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal yang membawa dampak negatif.

Meniti Karier dan Menyiapkan Mimpi Baru

Saat ini Tata berkarier di PT Bank Central Asia (BCA). Baginya, bekerja di dunia perbankan memberikan banyak pelajaran berharga, tidak hanya tentang profesionalisme, tetapi juga tentang membangun karakter.

Di sela kesibukan bekerja, ia juga tengah mempersiapkan langkah baru sebagai seorang pengusaha. Meski masih dalam skala kecil, Tata sedang merancang usaha yang dalam waktu dekat ingin ia jalankan.

Baginya, memiliki pekerjaan tetap bukan berarti berhenti bermimpi. Justru, ia ingin terus mengembangkan diri dan membuka peluang baru yang dapat menjadi bekal di masa depan.

Selain bekerja, Tata memiliki kebiasaan sederhana yang selalu ia nikmati, yakni mengabadikan berbagai momen dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga gemar membaca buku, terutama yang berkaitan dengan dunia bisnis dan fashion.

Menurutnya, membaca menjadi salah satu cara terbaik untuk memperluas wawasan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi berbagai peluang yang akan datang.

Dulu ia juga rutin berolahraga lari. Namun kini, karena aktivitas pekerjaan yang semakin padat, hobi tersebut untuk sementara harus dikurangi.

 

Lingkungan yang Membentuk Karakter

Berbicara tentang dunia kerja, Tata mengaku lebih banyak menemukan kebahagiaan daripada tantangan.

Salah satu alasan terbesarnya adalah lingkungan kerja yang suportif dan nyaman.

Bertemu dengan berbagai karakter nasabah maupun rekan kerja membuatnya belajar menjadi pribadi yang lebih sabar, lebih bijaksana, serta semakin memahami pentingnya menghargai setiap orang.

“Di tempat kerja aku belajar bahwa menghargai orang lain adalah hal yang sangat penting.”

Pengalaman tersebut menjadi bekal yang tidak hanya berguna dalam dunia profesional, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

 

Harapan yang Terus Diperjuangkan

Di balik berbagai aktivitas yang dijalani, Tata menyimpan doa-doa sederhana yang selalu ia panjatkan.

Ia berharap keluarganya selalu hidup dalam kehangatan, saling mendukung, dan terus menjadi tempat terbaik untuk pulang.

Dalam urusan ekonomi, ia merasa bersyukur atas apa yang dimiliki saat ini. Meski setiap orang tentu memiliki keinginan untuk mencapai kehidupan yang lebih baik, Tata percaya bahwa impian harus selalu berjalan beriringan dengan kerja keras dan doa.

Ia juga berharap dirinya, keluarga, pasangan, dan sahabat-sahabatnya senantiasa diberikan kesehatan serta kekuatan dalam menghadapi setiap ujian kehidupan.

Di tengah kesibukan bekerja, Tata juga memutuskan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Ia berharap dapat menyelesaikan kuliahnya dengan hasil terbaik dan membuktikan bahwa belajar adalah proses yang tidak pernah mengenal batas usia.

 

Menjadi Versi Terbaik dari Diri Sendiri

Sebagai perempuan muda, Tata menyadari bahwa tidak semua orang akan memberikan dukungan. Akan selalu ada komentar yang meragukan, membandingkan, bahkan meremehkan kemampuan seseorang.

Namun ia memilih untuk tidak menjadikan hal itu sebagai penghalang.

Sebaliknya, ia ingin mengajak perempuan Indonesia agar tidak kehilangan rasa percaya diri hanya karena penilaian orang lain.

Menurutnya, orang yang gemar menjatuhkan atau membandingkan orang lain sering kali sedang berjuang dengan rasa percaya dirinya sendiri.

Karena itu, ia mengajak setiap perempuan untuk terus fokus pada proses pengembangan diri dan kualitas yang dimiliki.

“I want to tell women, don’t listen to people’s words. People who compare you or bring you down are often struggling with their own insecurities.

Be the best version of yourself with good qualities.”

Pesan tersebut menjadi cerminan perjalanan hidup Tata. Bahwa perempuan tidak perlu membuktikan diri kepada semua orang.

Yang jauh lebih penting adalah terus bertumbuh, menjaga karakter, memperkaya kemampuan, dan menjadi versi terbaik dari diri sendiri.

Sebab pada akhirnya, kesuksesan sejati bukan hanya tentang jabatan, penghasilan, atau pencapaian, tetapi tentang bagaimana seseorang tetap rendah hati, terus belajar, dan mampu memberi inspirasi bagi orang-orang di sekitarnya.

 

 

Source image: Tata

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *