Syarifah Maryam Assagaf: Tumbuh Menjadi Perempuan Kuat dan Berani Mengejar Bahagia

Nosel.id Jakarta- Berasal dari Makassar, Sulawesi Selatan, Syarifah Maryam Assagaf merupakan perempuan berdarah Bugis yang tumbuh di sebuah desa kecil.

Perjalanan masa kecilnya mungkin jauh dari gambaran keluarga yang sempurna. Ia dibesarkan seorang diri oleh sang ibu tanpa kehadiran ayah.

Namun, perjalanan itulah yang perlahan membentuk Maryam menjadi perempuan kuat dan berani memperjuangkan jalannya sendiri.

Menariknya, dunia makeup bukanlah cita-cita awal Maryam. Sejak sekolah, ia justru pernah bermimpi menjadi seorang dokter. Perjalanan hidup kemudian membawanya mengenal profesi makeup artist atau MUA.

Kariernya dimulai dari langkah sederhana sebagai asisten dalam paket dekorasi pernikahan.

Setelah mulai mendapatkan penghasilan, Maryam memberanikan diri mengikuti workshop bersama MUA papan atas untuk meningkatkan kemampuan dan memperdalam kecintaannya pada dunia makeup.

Kini, menjadi MUA memberikan banyak cerita dalam hidupnya. Salah satu hal yang paling ia sukai adalah kesempatan bertemu orang-orang baru.

Bahkan, tak sedikit hubungan yang awalnya sebatas MUA dan klien kemudian berkembang menjadi persahabatan.

Tentu ada pula tantangan. Bertemu dengan banyak orang berarti belajar memahami beragam karakter dan watak manusia. Namun, semua itu menjadi bagian dari pengalaman yang membuatnya terus bertumbuh.

Maryam berharap para perempuan dan teman-teman yang bekerja di bidang jasa selalu dipertemukan dengan orang-orang baik.

Ia juga berdoa agar setiap penyedia jasa diberikan kelapangan hati dalam menghadapi berbagai risiko pekerjaan serta kesehatan untuk terus memenuhi tanggung jawab kepada para klien.

Untuk perempuan di luar sana, Maryam memiliki sebuah pesan sederhana namun penuh makna.

Mari kita tumbuh menjadi perempuan yang kuat dan memiliki hati penuh rasa syukur.

Kejarlah apa yang bisa membuatmu bahagia, selagi hal itu masih bisa kamu gapai.”

Bagi Syarifah Maryam Assagaf, jalan hidup mungkin tidak selalu dimulai dari cerita yang sempurna.

Namun, setiap perempuan tetap memiliki kesempatan untuk tumbuh, berjuang, dan menciptakan kebahagiaannya sendiri.

 

 

Source image: Syarifah Maryam Assagaf