Santi Kristina: Start Again At 40 Is Better Than Never

Nosel.id Jakarta- Lahir di Jakarta dan tumbuh besar di Singkawang bersama nenek, Santi Kristina terbiasa hidup mandiri sejak kecil.

Sejak kelas 5 SD, ia sudah bersepeda sendiri ke sekolah, membantu pekerjaan rumah, beternak, bercocok tanam, hingga mencuci pakaian.

Pengalaman sederhana itu menjadi fondasi karakter yang membentuk dirinya menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan berani mengambil keputusan.

Saat kuliah, Santi mencoba mendapatkan beasiswa ke Jepang.

Dari pengalaman tersebut, ia melihat bahwa pendidikan di Jepang bukan hanya tentang akademik, tetapi juga kesempatan bagi anak muda Indonesia untuk belajar mandiri dan membangun masa depan.

Ketika banyak orang tua dan siswa mulai bertanya tentang sekolah di Jepang, Santi melihat adanya kebutuhan untuk mendapatkan pendampingan yang lebih menyeluruh.

Dari situlah Japan Education Indonesia (JEDI Eduhub) berkembang, dengan visi membantu anak Indonesia tidak hanya berangkat ke Jepang, tetapi juga siap hidup, belajar, dan berkembang di sana.

Hal yang paling membuatnya bahagia adalah melihat perubahan anak-anak yang ia dampingi dari yang kurang percaya diri menjadi lebih mandiri, disiplin, dan berani menentukan masa depan.

Menurutnya, pendidikan bukan sekadar membuat anak pintar, tetapi mempersiapkan mereka menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan percaya pada dirinya sendiri.

Santi juga percaya bahwa orang tua perlu belajar melepaskan anak secara perlahan.

Tugas orang tua bukan selalu memegang tangan anak sepanjang perjalanan, tetapi juga belajar melepaskan tangan itu, sambil tetap menjadi tempat mereka untuk kembali.”

Di tengah perjalanan sebagai ibu, profesional, dan entrepreneur, Santi memilih untuk terus belajar dan mencoba.

Ia tidak ingin menunggu semuanya sempurna untuk memulai. Baginya, kesalahan adalah bagian dari proses untuk mencoba kembali dengan lebih baik.

Kini, di usia 40 tahun, Santi justru semakin berani membangun sesuatu yang bermanfaat bagi keluarga sekaligus berdampak bagi banyak orang.

Melalui JEDI Eduhub dan konten yang ia bagikan, ia ingin membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi muda Indonesia.

Jangan menunggu hidup menjadi sempurna untuk mulai melangkah.

Kadang kita justru menemukan arah setelah berani melangkah. Start again at 40 is better than never.”

 

 

Source image: Santi