Rani Solvi Ulan, Jangan Jadikan Hidup Orang Lain Untuk Pembanding Hidup Kita!

Nosel.id Jakarta- Rani Solvi Ulan tinggal di kota Jambi, tepatnya di desa pinggiran kota yang tidak terlalu ramai tapi tidak juga terlalu sepi.

Hal itulah yang membuatnya merasa tenang dan damai karena tidak begitu terganggu dengan keramaian kota.

Ia merupakan seorang beauty influencer, kebanyakan kontennya berpusat tentang kecantikan.

Memutuskan untuk bekerja sebagai beauty influencer bukan tanpa alasan, karena pada dasarnya itu adalah passion dari seorang Rani.

Ia menyukai hal-hal yang berhubungan dengan dunia kecantikan dan menjadikannya sebagai ladang penghasilan.

Ia membagikan banyak sekali konten berkualitas yang berhubungan dengan kecantikan yang membuatnya menerima tawaran dari berbagai brand untuk kolaborasi bersama.

Di antara brand-brand tersebut bahkan merupakan brand lokal ternama seperti misalnya Y.O.U, Bening’s Clinic, SAFI dan masih banyak lagi.

Ia juga pernah tergabung dalam organisasi bernama PMII atau Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia di mana ia mendapatkan banyak pengalaman terutama dalam bidang keagamaan.

Ia diajarkan tentang berbagai pelatihan kepemimpinan dan organisasi, kemudian juga mendalami tentang ilmu agama itu sendiri sampai melakukan bakti sosial dan kemanusiaan.

Selain memiliki passion dalam dunia kecantikan, Rani juga mempunyai hobi lain yaitu memasak. Ia bahkan memiliki kesukaan lain terhadap langit dan lautan.

Menurutnya pemandangan langit dan juga laut membuatnya merasa nyaman, tenang.

Saat menatap indahnya pemandangan langit dan juga laut hal itu terasa seperti seluruh beban kesibukan yang ia rasakan bisa terangkat dan membuat pikirannya kembali jernih.

Satu kalimat positif yang menarik dari seorang Rani dan mungkin ia jadikan pegangan dalam hidupnya adalah:

Jangan jadikan hidup orang lain untuk pembanding hidupmu, jika dirasa hampir habis asamu, maka peluk dirimu dan ingat betapa kerasnya kamu berjuang sejauh ini.

Mungkin kalimat itu jugalah yang mendasari kenapa Rani tidak pernah menyerah dalam menjalani hidup dan pekerjaannya.

Seberapa sulit menjadi konten kreator, akan jauh lebih sulit jika ia menyerah begitu saja di tengah jalan.

Maka ia pun memutuskan untuk berhenti membandingkan dirinya dengan orang lain, selalu menjalani pekerjaan dan hidupnya dengan baik, serta menjadi sosok yang bermanfaat.

Demikianlah apa yang menjadi kisah dari perjalanan Rani Solvi Ulan dan semoga bisa menginspirasi kita semua.

 

Source image: rani

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *