Pravyta Sari, Jangan Malu dan Gengsi Memulai Usaha Kita

Nosel.id Jakarta- Pravyta Sari lahir di desa Tabak Kanilan, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah.

Masa kecilnya dihabiskan dengan berpindah-pindah tempat tinggal karena ayahnya yang berprofesi sebagai anggota Polri.

Hingga akhirnya, ia dan keluarganya menetap di Kota Palangkaraya. Meskipun telah tinggal di kota, hubungan keluarganya dengan warga desa asalnya tetap terjalin baik, terutama karena sosok ayahnya yang cukup dikenal di daerah tersebut.

Kehidupan masa kecil Pravyta dipenuhi dengan kebahagiaan dan kasih sayang, baik dari orang tua maupun lingkungan sekitarnya.

Sebagai anak pertama dari tiga bersaudara, Pravyta tumbuh dalam keluarga yang harmonis dan penuh dukungan.

Ayahnya berasal dari suku Jawa, sementara ibunya adalah orang asli Dayak.

Sebelum menetap di Palangkaraya, ibunya berprofesi sebagai guru. Namun, setelah mengikuti kepindahan ayahnya, sang ibu memilih menjadi ibu rumah tangga dan merintis usaha tambang.

Pravyta sangat bersyukur memiliki keluarga yang selalu memberikan semangat, terutama di saat menghadapi berbagai tantangan dalam hidup.

Dalam hal pendidikan, Pravyta merupakan lulusan S1 dari Institut Teknologi Nasional Malang dengan jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota.

Setelah menyelesaikan pendidikannya, ia kembali ke Palangkaraya dan mulai merintis berbagai usaha.

Salah satu bisnis utamanya adalah toko sembako miliknya sendiri. Selain itu, Pravyta juga mengembangkan kemampuannya di bidang kecantikan dengan mengambil job sebagai Make-Up Artist (MUA), berbekal sertifikat yang ia dapatkan semasa kuliah di Malang.

Tak hanya itu, ia juga kerap menjadi muse hairdo karena memiliki rambut yang tebal dan panjang.

Selain usaha di bidang kecantikan, ia juga membuka angkringan dan turut membantu bisnis yang dijalankan ibunya.

Saat ini, Pravyta tengah fokus mendalami usaha kuliner sebagai langkah baru dalam perjalanan bisnisnya.

Dalam merintis usaha, tentu ada berbagai suka dan duka yang dihadapinya.

Jatuh bangun dalam dunia bisnis adalah bagian dari proses yang harus dijalani.

Bagi Pravyta, kunci utama dalam membangun usaha adalah tidak gengsi dan tidak malu dengan pandangan orang lain.

Baginya, sekecil apa pun usaha yang dijalankan, seseorang tetap menjadi bos bagi dirinya sendiri.

Prinsip inilah yang selalu menjadi pegangan dalam setiap langkahnya di dunia bisnis.

Di luar kesibukannya sebagai seorang pengusaha, Pravyta juga memiliki minat besar dalam olahraga.

Ia aktif dalam menekuni gym dan tenis, yang menjadi bagian dari gaya hidup sehatnya.

Olahraga tidak hanya menjaga kebugaran tubuhnya, tetapi juga menjadi sarana untuk melepas penat dari aktivitas sehari-hari.

Harapan terbesar Pravyta adalah agar kedua orang tuanya selalu diberi kesehatan dan umur panjang sehingga dapat melihat anak-anaknya sukses dan membahagiakan mereka.

Selain itu, ia juga berharap agar segala usaha yang ia tekuni dapat berkembang dengan baik, baik dari segi karir maupun ekonomi.

Prinsip hidup yang selalu ia pegang adalah:

“Jangan malu dan gengsi untuk memulai usahamu, fokus pada tujuan, jangan biarkan opini orang lain menahan langkahmu.”

Dengan semangat dan ketekunan, Pravyta yakin bahwa setiap usaha yang dilakukan dengan sungguh-sungguh akan membuahkan hasil yang baik.

Untuk mengenal lebih jauh tentang perjalanan dan keseharian Pravyta Sari, kunjungi akun Instagramnya di @pravytasari_s.

 

Source image: pravyta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *