Nosel.id Jakarta- Nukie Santiadji adalah seorang ibu rumah tangga yang berasal dari Makassar. Sejak tahun 2003, ia merantau ke Surabaya mengikuti suaminya.
Awalnya, keputusan pindah ini terasa berat karena harus meninggalkan orang tua dan teman-teman masa kecil di Makassar.
Namun, karena menikah muda, Nukie menerima tantangan itu dengan hati terbuka dan mulai membangun kehidupan baru di Surabaya.
Sebagai ibu dari tiga anak, Nukie awalnya tidak terlalu dekat dengan dunia olahraga. Minatnya pada olahraga dimulai dari gym.
Selama sepuluh tahun, ia aktif ngegym hingga pada suatu titik merasa bosan dan ingin mencoba olahraga di luar ruangan.
Keinginannya itu terwujud ketika seorang teman mengajaknya bergabung dengan komunitas lari di Surabaya bernama ISOMLAYU. Sejak saat itu, dunia lari menjadi bagian penting dalam hidupnya.

Dalam dua tahun terakhir, Nukie menekuni olahraga lari dengan penuh semangat.
Ia merasa dunia lari bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga menjadi sarana untuk bertemu banyak orang baru di luar komunitas, berbagi pengalaman, dan belajar cara lari yang baik.
“Sukanya karena bisa kenalan dengan banyak orang, bisa sharing cara lari yang benar, dan tahu apa saja yang dibutuhkan untuk lari,” ujarnya.
Meski begitu, dunia lari juga memiliki tantangan tersendiri.
Salah satu “dukanya” adalah pengeluaran yang meningkat karena sering mengikuti berbagai event, baik road run maupun trail run.
Nukie telah mengikuti berbagai event lari. Untuk kategori road run, salah satu pencapaian besarnya adalah berpartisipasi dalam Maybank Marathon tahun lalu. Selain itu, ia juga rutin mengikuti event-event lari skala kecil.
Dalam kategori trail run, Nukie pernah berpartisipasi dalam event Inshoku dan Siksorogo Lawu Ultra dengan kategori 15 km dan 30 km.
Pengalaman ini memberikan kesan mendalam baginya, terutama karena trail run menawarkan tantangan yang berbeda dibandingkan dengan road run.
Sebagai seorang pelari dan ibu rumah tangga, Nukie memiliki harapan besar di tahun ini.
“Semoga Tuhan selalu memudahkan urusanku di dunia dan akhirat,” ungkapnya dengan penuh harap.
Ia juga memiliki pesan inspiratif untuk siapa saja:
“Pertahankan apa yang bisa membuat kamu bahagia, dan lepaskan apa yang tidak bisa dipertahankan.”
Nukie juga berbagi pandangannya tentang pentingnya menjaga kebahagiaan melalui aktivitas yang disukai.
Baginya, olahraga bukan hanya soal kebugaran fisik, tetapi juga memberikan kebahagiaan dan kepuasan pribadi.
Hal ini menjadi contoh nyata bahwa meskipun memiliki peran sebagai ibu rumah tangga, setiap perempuan tetap bisa mengejar passion-nya dan menjaga keseimbangan antara keluarga dan hobi.
Source image: nukie









