Nabila Sheba: Menemukan Nilai Diri dan Menjalani Proses dengan Syukur

Nosel.id Jakarta- Nabila Sheba berasal dari Bekasi. Baginya, salah satu hal paling berharga dari perjalanan hidupnya adalah keluarga yang telah mendidik dan membesarkannya dengan baik.

Nilai-nilai yang ia dapatkan dari keluarga menjadi bagian penting dalam membentuk dirinya hingga saat ini.

Dalam karier, Nabila memiliki aktivitas yang cukup beragam. Ia berkecimpung di industri pertambangan batu bara dan juga menjalankan bisnis di bidang ekspor agrikultur.

Di tengah kesibukannya, ia tetap menyempatkan diri menjalani hobinya di dunia periklanan, khususnya dalam produksi foto dan video iklan.

Bagi Nabila, keberagaman aktivitas tersebut justru menjadi sesuatu yang ia nikmati.

Menjalani beberapa bidang sekaligus memang membutuhkan kemampuan untuk mengatur waktu dan energi, tetapi ia memiliki satu prinsip yang membuat semuanya terasa lebih ringan: bersyukur.

Menurutnya, setiap profesi dan kesempatan yang hadir dalam hidup merupakan bentuk kesempatan yang patut dihargai.

Ketika seseorang menyadari bahwa ia diberi kesempatan untuk melakukan berbagai hal yang disukai, pekerjaan tidak lagi hanya menjadi kewajiban, tetapi juga menjadi bagian dari proses menikmati kehidupan.

Nabila berharap setiap orang dapat menemukan jalan sukses dan kebahagiaannya masing-masing. Ia percaya bahwa setiap manusia memiliki keunikan, sehingga tidak ada satu standar kehidupan yang harus diikuti oleh semua orang.

Karena itu, ia mengajak untuk berani mengikuti kata hati. Selama sesuatu itu baik dan membawa nilai positif bagi kehidupan, perjuangkan dan raihlah.

Namun, jika sesuatu justru membawa dampak buruk, mungkin itu adalah tanda bahwa nilai dan jalan terbaik seseorang berada di tempat yang berbeda.

Bagi Nabila, hidup bukan hanya tentang terlihat indah di mata orang lain. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana seseorang menjalani proses dan membentuk kualitas dirinya.

Jangan hanya jadi permata yang terlihat indah. Tapi jadilah permata yang ikhlas ditempa agar dapat bernilai tinggi dan menjadi permata murni di tengah banyaknya permata palsu di dunia ini.”

Hanya permata murni yang tahu jelas bahwa nilai dirinya tidak bergantung pada dampak dari siapapun.

 

 

 

Source image: Nabila Sheba