Medina Aprillia, Tidak Semua Kebaikan Harus Tampak Besar.

Nosel.id Jakarta – Di Tenggarong, Kutai Kartanegara, sebuah kota yang dikenal sejuk, tenang, dan dipeluk oleh aliran Sungai Mahakam lahirlah sosok Medina Aprillia.

Masa kecilnya dipenuhi permainan sederhana di halaman rumah, mengikuti kegiatan kampung, serta tumbuh di tengah keluarga hangat yang memegang nilai kebersamaan.

Dari lingkungan inilah karakter Medina dibentuk: lembut, peka, namun memiliki tanggung jawab yang kuat terhadap sesama.

Kini, nilai-nilai itu ia wujudkan dalam profesinya sebagai PPPK di Satuan Polisi Pamong Praja.

Setiap hari Medina berdiri di garis depan pelayanan masyarakat: menjaga ketertiban umum, memastikan kegiatan pemerintahan berjalan lancar, hingga mendampingi berbagai aktivitas publik.

Dalam dunia yang penuh dinamika ini, Medina menemukan ritmenya sendiri.

Ia belajar menghadapi ragam karakter masyarakat, berlatih sabar, dan mengasah kepekaan sosial yang selalu ia bawa sejak kecil.

Meski tugasnya menuntut kesiapan fisik dan mental, Medina tetap memprioritaskan keluarga.

Manajemen waktu menjadi senjatanya, bekerja dengan penuh tanggung jawab, lalu pulang sebagai perempuan yang utuh bagi orang-orang tersayang.

Setelah melepas atribut, aku kembali menjadi diri sendiri. Keluarga tetap nomor satu,” ungkapnya.

Menjadi bagian dari Satpol PP berarti setiap hari membawa cerita baru.

Medina merasakan kepuasan tersendiri ketika dapat terjun langsung ke masyarakat, bekerja bersama tim yang solid, serta ikut menjaga keamanan daerahnya sendiri.

Tentu ada tantangan: jadwal yang bisa berubah sewaktu-waktu, pekerjaan lapangan yang melelahkan, hingga situasi-situasi yang menuntut ketegasan.

Namun Medina memilih untuk melihatnya sebagai bagian dari proses.

Dengan senyum, ia berkata bahwa rahasia menikmati hidup ada pada keseimbangan.

Tip Kehidupan dari Medina yaitu menjaga stabilitas mental dengan istirahat yang cukup, menyisihkan waktu pribadi meski hari padat dan menghargai hal-hal kecil seperti sarapan tenang atau sapaan hangat warga.

Dan yang terpenting: bersyukur dalam segala keadaan

Medina memiliki doa yang lembut namun kuat: keluarga yang tetap rukun, lalu karier yang semakin amanah, dan ekonomi yang stabil dan penuh keberkahan, kesehatan lahir batin, serta lingkungan sosial yang harmonis dan aman.

Ia percaya bahwa hidup bukan sekadar berlari mengejar pencapaian, melainkan juga membangun rasa cukup dan ketenangan.

Dari ruang kerjanya yang sering berubah-ubah, dari lapangan ke gedung pemerintahan, Medina membawa satu pesan yang ingin ia titipkan kepada seluruh pembaca:

 “Tidak semua kebaikan harus tampak besar.

Kadang hal kecil yang kita lakukan hari ini sudah cukup untuk meringankan hidup orang lain.”

Medina Aprillia adalah potret perempuan Indonesia yang bekerja dengan hati, teguh dalam tugas, hangat dalam sikap, dan selalu menemukan cara untuk tetap berbuat baik dalam langkah-langkah kecilnya.

 

 

Source image: medina

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *