Nosel.id Jakarta- Berasal dari Bandar Lampung yang kini memesona dengan pantai-pantainya, Maulida Mansyuri tumbuh sebagai anak ketiga dari lima bersaudara di tengah kesederhanaan yang penuh keteladanan.
“Orangtuaku mengajarkan aku untuk selalu penuh semangat dan pantang menyerah,” kenangnya tentang fondasi karakter yang dibangun sejak kecil.
Kota bersih nan asri itu bukan hanya tempat lahir, tapi sekolah pertama yang mengajarkannya arti perjuangan, nilai yang menjadi napas dalam petualangan hidupnya.
Perjalanan karir Maulida adalah epik ketekunan selama 19 tahun di dunia otomotif.
Puncaknya? Jabatan prestisius sebagai Kepala Cabang di dealer mobil ternama di Lampung.
“Tentu tidak aku raih dengan mudah,” tegasnya.
“Di sana ada banyak keringat dan tak jarang air mata.”
Setiap tangga karier dinaiki dengan pengorbanan, namun juga memberinya gudang ilmu, pengalaman tak ternilai, dan jaringan relasi yang luas.
Tak puas di satu bidang, jiwa wirausaha menggelora.

Ia mendirikan 9UP Production, sebuah Event Organizer sukses yang menangani beragam acara mulai pameran hingga hiburan.
Kerja keras itu kini berbuah manis: ia menjelma menjadi pemilik franchise Klinik Kecantikan yang berkembang di Tulang Bawang dan Lampung Tengah, bukti nyata transformasi dari profesional korporat menjadi pengusaha mandiri.
Dinamika hidup Maulida diwarnai banyak rasa. Sukanya? “Bisa punya banyak teman,” ujarnya bersemangat.
Ia menikmati berbagi cerita bisnis, membangun komunitas (termasuk teman-teman barunya di gym yang memotivasi hidup sehat), dan terutama kebahagiaan tak ternalar saat berhasil meng-umrohkan orangtuanya tahun 2018 dari hasil keringat sendiri.
Prestasi lain yang membanggakan: menyelesaikan gelar Sarjana Ekonomi dengan biaya sendiri sambil bekerja, tanpa membebani orang tua.
“Dukanya? Yang pasti capek,” akunya jujur.
Namun, kunci Maulida adalah menikmati proses.
“Karena aku enjoy… capeknya jadi gak dirasa.”
Ia juga mengakui masa lalu yang penuh kerja kerap menyita waktu keluarga. Resep hidup enjoy-nya sederhana namun mendalam:
“Menjalani semua proses dengan sabar, selalu mensyukuri hasil yang diraih, dan tak lupa meminta doa orangtua.“
Harapan Maulida untuk masa depan berpusat pada kehangatan keluarga dan kelanjutan usaha.
“Semoga aku bisa menjadi istri yang baik,” doanya tulus untuk rumah tangganya, diiringi cita-cita indah: “Tahun ini aku dan suami berkeinginan to have a baby.”
Untuk orangtua dan mertua, ia memohon kesehatan dan umur panjang.
Di ranah bisnis, ambisinya jelas: melebarkan bisnis ke bidang lain, agar rezeki makin lancar dan mampu memberi manfaat lebih luas bagi keluarga, sahabat, dan sekitar.

“Semakin banyakkk, semakin lancarr,” harapnya penuh semangat.
Pesan bijak Maulida untuk semua adalah intisari perjalanan hidupnya yang penuh gelombang:
“Hidup ini seperti sebuah cerita, nikmati saja perjalanannya. Ketika kehidupan memberikanmu seratus alasan untuk menangis.
Tunjukkanlah bahwa kamu memiliki seribu alasan untuk bahagia.”
Source image: maulida








