Nosel.id Jakarta- Di tengah dinamika global dan percepatan industri pariwisata dunia, muncul satu nama perempuan muda Indonesia yang membawa visi besar dan langkah yang terukur: Lady Olivia Putihrai.
Ia tidak hanya bergerak dalam ruang bisnis, tetapi ikut menyusun masa depan baru bagi Indonesia, masa depan di mana laut, arsitektur, sport tourism, dan kemajuan ekonomi hadir dalam satu napas.
WARISAN PANJANG & IDENTITAS GLOBAL
Olivia lahir di Singapura, tumbuh besar di Jakarta, dan melanjutkan masa remaja hingga dewasa di Singapura serta London.
Perjalanan lintas negara itu tidak mengaburkan akar Indonesianya justru memperkaya perspektifnya tentang identitas, keanggunan, dan tanggung jawab.
Dalam dirinya tersimpan sejarah keluarga yang panjang: dari nenek keturunan Jawa–Jepang–Chinese yang bersekolah di Dutch School pada masa kolonial, hingga garis keluarga yang mendirikan pabrik rokok Cap Bawang di Kertosono.
Nama Putihrai, sebuah marga kehormatan dari keluarga Ambon, menjadi simbol kebangsawanan hati yang diwariskan Ayahnya, seorang sosok romantis, disiplin, dan penuh tanggung jawab.
Dari ibunya, mengalir perpaduan Chinese–Eropa yang memperkenalkan elegance, kerja keras, dan standar tinggi dalam berkarya.
Semua itu menjadikan Olivia pribadi yang anggun namun teguh, modern namun berakar.
PEREMPUAN DI GARIS DEPAN TRANSFORMASI PARIWISATA
Sebagai Head of Global Business Development – Tamara Group, Olivia memandang Indonesia dari lensa yang berbeda: bukan hanya negeri yang indah, tetapi negara yang dapat menjadi global premium hub untuk pariwisata dunia.
Ia lalu ikut mendirikan Indonesia Tourism Investors Club (ITIC), forum strategis yang mempertemukan investor global, pemerintah, dan pelaku kreatif Indonesia.
Dari ruang inilah terbit gagasan-gagasan besar seperti: potensi menghadirkan Formula 1 sebagai ikon sport tourism Indonesia, pembangunan marina kelas dunia di destinasi strategis, dan juga model sport tourism sebagai pendorong 8% pertumbuhan ekonomi.
Juga inisiatif clean tourism agar kemajuan tidak mengorbankan kelestarian, serta penguatan UMKM leather bersama Yayasan Arsitek Pemuda & Perempuan Indonesia untuk memasuki pasar global.

Visi Olivia tegas dan jauh ke depan:
“Indonesia tidak hanya harus cantik, tapi berkelas dunia. Kita punya semua modalnya.
Yang dibutuhkan adalah keberanian untuk membangun.”
Menjalankan proyek nasional bukan pekerjaan ringan.
Ada negosiasi panjang, birokrasi yang tak jarang kompleks, hingga tanggung jawab membawa nama Indonesia di tingkat dunia.
Namun Olivia menyebut setiap tantangan sebagai bagian penting dari proses pertumbuhan.
“Ayah selalu berkata, kekuatan datang dari hati yang tenang. Itulah yang menjaga saya tetap fokus.”
Sementara sisi menyenangkannya?
Berdiri di tengah pergerakan besar, berkolaborasi dengan investor global, arsitek, seniman, dan talenta muda Indonesia; merancang proyek yang kelak mengubah wajah kota dan membuka peluang ekonomi masa depan.
Di balik perannya yang intens, Olivia adalah pribadi yang menghargai keseimbangan.
Ia menenangkan jiwa lewat tennis, padel, yoga, weight lifting, seni, musik, pelarian ke laut, serta kehangatan keluarga.
Baginya, hidup harus dijalani dengan dua sayap:
“Ambition runs the day, gratitude runs the soul.”
Untuk keluarganya, ia berharap kesehatan dan perlindungan Ilahi, di karier ia meminta ruang untuk terus berkontribusi.
Serta untuk Indonesia, ia menginginkan pertumbuhan ekonomi yang ditopang sektor pariwisata premium, bersih, berkelas, dan berkelanjutan.

Dan untuk generasi muda, terutama perempuan dan pelaku UMKM, Olivia membawa harapan yang tegas:
“Indonesia tidak kekurangan potensi.
Yang kita perlukan adalah keberanian untuk bermimpi besar dan disiplin untuk mewujudkannya.”
Olivia adalah perempuan muda Indonesia yang menjejak dua dunia: tradisi dan globalisasi, heritage dan modernitas, ambisi dan ketenangan.
Perjalanannya menunjukkan bahwa visi besar bukanlah milik mereka yang berteriak paling keras, tapi bagi mereka yang bekerja paling konsisten.
“Saya lahir dari keluarga dengan sejarah panjang, tetapi masa depan saya adalah pilihan saya sendiri. Indonesia pun begitu.” urai pemilik IG: @oliviaputihrai ini.
Melalui pekerjaannya di sektor pariwisata, ia mengajak dunia melihat Indonesia dalam cahaya yang baru, lebih anggun, lebih terencana, lebih siap.
Sebuah Indonesia yang tidak hanya indah untuk dilihat, tetapi layak untuk diinvestasikan.
Source image: Olivia
www.indonesiatourisminvestorsclub.com








