Nosel id Jakarta- Kurnia Yuniasari saat ini menjalani peran sebagai PNS di salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Utara.
Jauh dari kampung halaman di Solo, justru membuatnya merasa hidup.
Ia menikmati pekerjaannya dengan tulus, bukan hanya sebagai rutinitas, tetapi sebagai ruang belajar dan bertumbuh.
Berpindah ke lingkungan baru, bertemu orang-orang dengan latar belakang yang sangat berbeda, hingga beradaptasi dengan budaya setempat menjadi pengalaman yang menurutnya seru dan memperkaya diri.
Kemampuannya beradaptasi bukan datang begitu saja.
Sejak dulu, Kurnia memang menyukai hal-hal yang berbau petualangan. Bertemu tempat baru dan karakter manusia yang beragam selalu memberinya perspektif baru tentang hidup.
Dari situlah ia belajar menjadi pribadi yang terbuka, fleksibel, dan mudah bersosialisasi.
Di luar pekerjaan, Kurnia memiliki banyak hobi yang mencerminkan kepribadiannya yang aktif dan dinamis. Ia gemar bermain basket, memasak, menari, hingga hiking.

Aktivitas-aktivitas tersebut menjadi caranya menjaga keseimbangan hidup. Ia juga dikenal sebagai pribadi yang senang bersosialisasi.
Keinginan untuk bergabung dalam komunitas sebenarnya sudah lama ada demi menambah relasi dan pengalaman, meski hingga kini belum sempat terwujud. Namun, Kurnia percaya, semua ada waktunya.
Dalam kehidupan personal, Kurnia baru saja memasuki babak baru.
Ia menikah dengan lelaki dari Indonesia Timur, tepatnya Maluku Utara. Perjalanan hidupnya pun kembali berwarna.
Ia menyimpan rasa antusias yang besar untuk suatu hari mengunjungi tanah asal pasangannya, mengenal budaya baru, dan merasakan suasana yang sama sekali berbeda dari yang pernah ia alami sebelumnya.
Tak berhenti di situ, Kurnia juga tertarik pada dunia bisnis.
Di samping menjalani tugas sebagai PNS, ia gemar membuat konten meski mengikuti mood dan menjalankan bisnis kecil-kecilan sebagai side hustle.

Baginya, bisnis bukan semata soal keuntungan, tetapi juga ruang eksplorasi, hiburan, dan latihan untuk terus berkembang.
Kurnia menjalani hidup dengan satu keyakinan sederhana: bahwa setiap fase punya pelajaran, dan setiap langkah layak dinikmati.
Dengan rasa syukur, keberanian mencoba, dan semangat belajar, ia terus melangkah, membuka diri pada kemungkinan-kemungkinan baru yang menunggu di depan.
Sebuah kisah tentang perempuan yang tidak takut berpindah, beradaptasi, dan tumbu selangkah demi selangkah, dengan hati yang penuh rasa ingin tahu dan syukur.
Source image: Kurnia Yuniasari








