Nosel.id Jakarta- Kia lahir dan tumbuh di Bandung, di tengah keluarga yang hangat dan saling mendukung.
Lingkungan itulah yang membentuk keberaniannya sejak awal, keberanian untuk mencoba, jatuh, lalu bangkit lagi.
Dukungan keluarga bukan hanya menjadi tempat pulang, tetapi juga fondasi yang membuat Kia berani melangkah menjalani hidup dengan caranya sendiri.
Hari-harinya kini diisi oleh banyak peran sekaligus.
Kia menjalani pekerjaan full-time, mengerjakan freelance, mengelola bisnis, sekaligus aktif sebagai content creator.
Baginya, menjalani banyak peran bukan tentang membuktikan diri kepada siapa pun, melainkan tentang memaksimalkan potensi yang ia miliki.

Selama tubuh dan pikirannya masih sanggup, ia memilih untuk terus bergerak, dengan satu syarat penting: tahu kapan harus berhenti sejenak untuk recharge dan kembali menguatkan diri.
Kia juga melanjutkan bisnis keluarga yang telah turun-temurun.
Ia tidak hanya menjaga warisan tersebut, tetapi berusaha mengembangkannya agar tetap relevan dengan zaman.
Di saat yang sama, Kia pun membangun jalannya sendiri, membuktikan bahwa melanjutkan tradisi dan menciptakan identitas pribadi bisa berjalan beriringan.
Ia tidak menutup mata bahwa semua pekerjaan pasti melelahkan dan sering kali terasa rumit.
Namun bagi Kia, lelah karena berjuang jauh lebih layak dibandingkan lelah karena menyerah.
Setiap proses yang berat justru mengajarkannya tentang ketahanan, kedewasaan, dan arti menghargai hasil dari usaha sendiri.
Harapannya pun sederhana namun mendalam: keluarga yang selalu sehat, pekerjaan yang lancar, rezeki yang berkah, dan mental yang tetap kuat menghadapi apa pun yang datang.
Kia percaya bahwa kesuksesan sejati bukan hanya soal pencapaian, tetapi juga tentang bagaimana seseorang menjaga dirinya tetap utuh di tengah kesibukan.

Pesan hidup yang selalu ia pegang adalah untuk tidak takut memulai atau gagal.
Menurutnya, hidup bukan perlombaan tentang siapa yang paling cepat, melainkan tentang siapa yang paling konsisten.
Kia juga menekankan pentingnya mengutamakan diri sendiri, karena pada akhirnya, hidup adalah tanggung jawab pribadi.
Kisah Kia menjadi pengingat bahwa keberanian, konsistensi, dan kesadaran merawat diri adalah kunci untuk terus melangkah pelan tapi pasti, menuju versi diri yang lebih kuat.
Source image: kia








