Nosel.id Jakarta- Karina Moudy lahir di Pati, Jawa Tengah, sebuah kota yang sempat dikenal publik karena isu demo dan pemberitaan nasional.
Namun bagi Karina, Pati adalah rumah yang selalu ia ingat dengan senyum.
Kota kecil yang tenang, tanpa hiruk-pikuk kemacetan, dan masyarakat yang ramah, tempat ia belajar bahwa hidup bisa dijalani dengan sederhana tetapi tetap bermakna.
Kini Karina merantau ke Jakarta, menempuh pendidikan di Binus University sekaligus menjalankan bisnis keluarga.
Di tengah kesibukan akademik dan bisnis, aktivitasnya bertambah padat setelah terpilih menjadi bagian dari Abang None Jakarta.
Peran itu membuatnya sering terlibat dalam kegiatan Pemprov DKI, mulai dari acara kebudayaan, pelayanan masyarakat, hingga representasi anak muda di berbagai forum.

Yang menarik, Karina tidak pernah menganggap kesibukannya sebagai beban. Ia tidak memisahkan mana suka, mana duka.
Baginya, semua perjalanan yang lancar maupun penuh tantangan adalah bagian dari proses yang layak disyukuri.
Setiap pengalaman membawa pelajaran, dan setiap pelajaran menjadi pijakan untuk melangkah lebih jauh.
Di balik aktivitasnya, Karina memegang satu prinsip sederhana namun kuat:
“Semoga apa pun yang aku lakukan memberi dampak baik untuk banyak orang.”
Ia ingin hadir bukan hanya untuk dirinya sendiri atau keluarganya, tetapi untuk masyarakat luas, siapa pun yang bisa tersentuh oleh langkah kecilnya.

Visi hidupnya pun lugas dan jujur:
“Make a lot of money, help a lot of people, have a lot of fun.”
Bagi Karina, bekerja keras bukan hanya soal pencapaian pribadi, tetapi soal membuka kesempatan untuk menolong lebih banyak orang dan menjalani hidup dengan penuh kegembiraan.
Karina Moudy adalah gambaran anak muda masa kini: ambisius tetapi tetap rendah hati, modern tetapi berpijak pada nilai-nilai, sibuk tetapi tetap peduli.
Ia adalah bukti bahwa ketika seseorang berangkat dari niat baik, langkah kecil pun bisa menjadi inspirasi besar.
Source image: karina








