Nosel.id Jakarta- Gaby Indraswari, seorang wanita kelahiran Jakarta yang besar di tengah hiruk-pikuk kota, tumbuh dengan nilai-nilai mandiri yang kuat.
Meski lahir dan besar di Ibu Kota, darah Jawa dari kedua orang tuanya turut membentuk karakter dan kepribadiannya.
“Hectic dan kemacetan itu seperti bagian dari hidupku,” ujar Gaby dengan senyum.
Sebagai anak sulung dari tiga bersaudara, Gaby memikul tanggung jawab besar sejak usia muda.
Orang tuanya mengajarkan pentingnya tidak bergantung pada orang lain dan menjadi teladan bagi dua adik laki-lakinya.
“Waktu sekolah rasanya seperti beban, karena apa yang aku lakukan jadi contoh dan patokan,” kenangnya.
Namun, itu justru membentuknya menjadi pribadi yang tangguh dan mandiri.
Saat ini, Gaby adalah seorang ibu dari satu anak yang berkarir di bidang asuransi selama empat tahun terakhir, setelah sebelumnya berkarir di perbankan.
Bidang pekerjaannya menuntut mobilitas tinggi, termasuk perjalanan dinas ke berbagai kota. Namun, ia menemukan cara untuk menikmati setiap momen tersebut.

“Travelling itu seperti healing time buatku,” ungkapnya. Bagi Gaby, menjelajahi tempat-tempat baru, baik bersama keluarga maupun teman-teman yang memiliki frekuensi sama, menjadi pelarian sejenak dari kesibukan.
Ia tidak memerlukan rencana besar untuk bepergian. “Selama jadwalnya pas dan cuti disetujui, just go!” tuturnya.
Selain perjalanan panjang, Gaby juga menikmati staycation atau perjalanan singkat ke kota-kota terdekat saat akhir pekan.
Baginya, kebahagiaan ada pada kebersamaan, bukan hanya pada tempat yang dikunjungi.
Sebagai seorang istri dan ibu yang sibuk bekerja, Gaby selalu mengutamakan keharmonisan dalam keluarganya.
Ia percaya bahwa kunci utama hubungan yang harmonis adalah quality time, saling menghormati, menjaga perasaan pasangan, dan memiliki komunikasi yang baik.
“Manajemen konflik itu penting. Jangan sampai masalah kecil jadi besar karena salah paham,” tambahnya.
Gaby memiliki banyak harapan untuk masa depan, baik untuk dirinya sendiri maupun keluarganya.
Ia ingin terus memberikan manfaat kepada lingkungan sekitar, memperbaiki diri, menambah ilmu dan keterampilan, serta mengeksplorasi hal-hal baru.

Salah satu fokus utamanya adalah meningkatkan kemampuan manajemen waktu agar bisa lebih banyak meluangkan waktu untuk keluarga.
Gaby hidup dengan prinsip sederhana namun bermakna: berbuat baik dan menjadi versi terbaik diri sendiri.
Baginya, kebaikan yang diberikan kepada orang lain pasti akan kembali kepada diri kita dalam bentuk yang berbeda.
“Dan yang terpenting, selalu bersyukur kepada Tuhan,” pesannya.
Source image: gaby








