Nosel.id Jakarta- Eslah Rahmah Oktaviana, S.Mn tumbuh dan ditempa oleh dua kota yang membentuk karakternya.
Ia menghabiskan masa kecil di Palembang, sebelum akhirnya pindah ke Bekasi sejak duduk di bangku Sekolah Dasar hingga hari ini.
Perpindahan itu bukan sekadar perubahan tempat tinggal, tetapi juga menjadi bagian dari proses pendewasaan dirinya.
Dari lingkungan keluarga yang ia rasakan hangat dan penuh dukungan, Eslah belajar untuk berani bermimpi dan mengekspresikan potensi sejak usia dini.
Ketertarikannya pada dunia modeling sudah muncul sejak kelas 3 SD, sekitar usia 9 tahun, saat ia masih menetap di Palembang.
Kegemarannya mengikuti lomba modeling berbuah manis.
Berkali-kali naik podium juara pertama, Eslah kini telah mengoleksi sekitar 40 piala, sebuah pencapaian yang lahir dari konsistensi, disiplin, dan kecintaan pada proses.
Ketika pindah ke Jakarta, ia tidak berhenti sampai di situ.
Ia justru meng-upgrade potensinya dengan mengikuti berbagai ajang bergengsi, mulai dari Cover Aneka Yess, Duta Muslimah, hingga Puteri Indonesia.
Perjalanan panjang itu pula yang mengantarkannya dipercaya menjadi juri di berbagai acara modeling.

Aktivitas Eslah hari ini tidak hanya terbatas pada dunia catwalk.
Ia aktif sebagai MC, bintang iklan, dan terus terlibat dalam lingkungan kreatif yang saling mendorong untuk berkembang.
Baginya, salah satu sisi paling menyenangkan dari dunia yang ia jalani adalah relasi, kesempatan bertemu banyak orang, belajar dari berbagai karakter, serta terus mengeksplorasi diri.
Namun, ia juga menyadari bahwa setiap bidang memiliki tantangannya sendiri.
Persaingan yang semakin ketat, terutama di kota besar seperti Jakarta, menuntut kualitas yang terus meningkat.
Di titik inilah kemampuan beradaptasi menjadi kunci.
Cara Eslah menjaga hidup tetap enjoyable adalah dengan satu prinsip sederhana namun kuat: mencintai apa yang dijalani.
Semua ia lakukan tanpa paksaan, dengan kesadaran bahwa proses belajar tidak pernah berhenti.
Ia memahami bahwa usia akan terus berjalan dan tidak bisa diulang, tetapi pengalaman adalah hal mahal yang akan selalu tinggal.
Karena itu, ia memilih menikmati setiap langkah, sembari berusaha agar kehadirannya membawa manfaat dan dampak positif bagi sekitar.
Ke depan, Eslah berharap dapat menjalani kehidupan yang seimbang antara kesehatan, pengembangan skill, pendidikan, dan aspek kehidupan lainnya.
Selama diberi kesempatan hidup sehat, ia percaya manusia memiliki tanggung jawab untuk terus berkembang.
Doa baiknya pun tak hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk dunia modeling di Indonesia.
Ia berharap industri ini tidak hanya tumbuh di kota-kota besar, melainkan juga membuka peluang bagi talenta-talenta dari pelosok daerah untuk menjadi model profesional.

Sebagai penutup, Eslah menyampaikan pesan yang sederhana namun penuh makna bagi generasi muda Indonesia:
“Pengalaman dan kesempatan itu mahal, tidak bisa dibeli dan tidak bisa diulang.
Selagi masih muda, gunakan masa muda dengan terus haus akan pengalaman dan prestasi.
Selalu mau meng-upgrade diri dengan hal-hal yang positif.”
Source image: Eslah Rahmah Oktaviana, S.Mn








