Nosel.id Jakarta- Lahir di Makassar, Endang Kasir menghabiskan masa kecilnya bersama kakek dan nenek di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan.
Meski kemudian kembali tinggal bersama kedua orang tuanya saat memasuki bangku SMA, kasih sayang dari kedua keluarga telah membentuknya menjadi pribadi yang kuat, penuh syukur, dan menghargai arti kebersamaan.
Menjadi seorang polisi bukanlah cita-cita masa kecilnya. Ia justru bercita-cita menjadi dokter.
Namun atas saran kedua orang tuanya yang berasal dari keluarga besar kepolisian, Endang mencoba mendaftar menjadi anggota Polri.
Alhamdulillah, dalam sekali kesempatan ia dinyatakan lulus dan menjalani pendidikan di SEPOLWAN Jakarta Selatan pada tahun 2000. Sejak saat itu, jalan pengabdiannya dimulai.

Selama bertugas, ia merasakan banyak kebahagiaan karena dapat melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat.
Tantangan terbesar justru datang ketika harus berpindah-pindah penugasan dan menjalani waktu yang terpisah dari suami serta anak-anak, terutama saat mereka masih kecil.
Namun semua itu dijalani dengan penuh keikhlasan sebagai bagian dari tanggung jawab dan pengabdian.
Ke depan, Endang berharap keluarganya selalu diberi kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan.
Ia juga berdoa agar anak-anaknya meraih cita-cita, dirinya bersama sang suami terus diberikan kesempatan untuk mengabdi, serta dapat menjadi pribadi yang semakin bermanfaat bagi masyarakat.
Bagi Endang, rasa syukur adalah kunci menjalani kehidupan.

“Cintai dan syukuri pekerjaanmu, karena bisa jadi pekerjaan yang kita keluhkan adalah pekerjaan yang sangat diimpikan orang lain.
Mungkin pekerjaan itu tidak membuatmu kaya, tetapi mampu memberimu kehidupan, kesempatan untuk mengabdi, dan penghargaan dari orang-orang di sekitarmu.
Perbanyaklah bersyukur, karena di situlah letak kebahagiaan.”
Source image: Endang Kasir






