Nosel.id Jakarta- Bekasi sering dijadikan bahan candaan sebagai “planet lain” karena panasnya yang terkenal.
Namun bagi Endah Sari Lubis, kota itu adalah rumah tempat ia tumbuh sejak usia empat tahun, membangun mimpi, dan belajar menghadapi kehidupan dengan cara yang hangat dan penuh humor.
Di balik kesehariannya sebagai seorang banker, Endah memiliki kecintaan besar pada dunia traveling.
Baginya, perjalanan bukan sekadar liburan, melainkan cara memperkaya perspektif hidup.
Selain bekerja di dunia perbankan, ia juga menjalankan usaha sampingan jual beli logam mulia Antam, menunjukkan semangatnya dalam mengelola keuangan dan peluang secara bijak.
Hobi traveling membawa banyak kebahagiaan dalam hidupnya.
Ia menikmati setiap kesempatan bertemu orang baru, merasakan pengalaman baru, dan menyaksikan keindahan sudut-sudut Indonesia yang beragam.
Namun, perjalanan tentu tidak selalu berjalan mulus. Salah satu pengalaman paling tak terlupakan terjadi di awal tahun 2022, ketika ia harus menjalani isolasi mandiri selama dua minggu sendirian di Labuan Bajo karena terpapar Covid-19 tepat saat hendak kembali ke Jakarta.
Meski terdengar menantang, pengalaman itu justru menjadi kenangan berharga ia mendapat kesempatan tinggal lebih lama di Labuan Bajo, hampir satu bulan, dan belajar melihat sisi positif dari setiap situasi.
Bagi Endah, hidup adalah tentang terus bergerak maju, menata karier, menikmati perjalanan, dan membuka diri pada peluang baru.
Harapannya sederhana: sukses dunia dan akhirat, serta dipertemukan dengan jodoh pada waktu terbaik.
Pesan yang ia bagikan pun terasa segar dan relevan: duduklah di meja di mana orang-orang membahas “next trip ke mana?”, bukan di antara mereka yang sibuk mengurus hidup orang lain.
Kisah Endah Sari Lubis mengingatkan bahwa hidup akan terasa lebih bermakna ketika kita memilih fokus pada pertumbuhan, pengalaman, dan mimpi yang ingin dicapai.
Karena pada akhirnya, perjalanan terbaik selalu dimulai dari keberanian untuk melangkah.
Source image: endah
