Nosel.id Jakarta- Menjalani profesi sebagai banker, khususnya di bidang marketing, mengajarkan Ellyn Tamaya banyak hal tentang proses dan penerimaan.
Baginya, tidak semua pendekatan kepada nasabah akan berjalan mulus. Ada kalanya rekomendasi produk diterima dengan baik, namun tak jarang pula harus menghadapi penolakan.
Meski begitu, Ellyn memilih melihat setiap pengalaman dari sisi positif. Setidaknya, dari pekerjaannya ia mendapat kesempatan bertemu dan berkenalan dengan banyak orang baru.
“Kadang kita perlu menanam dulu agar nanti bisa dipanen hasilnya,” ungkapnya.
Prinsip tersebut membuat Ellyn memahami bahwa hasil tidak selalu datang secara instan.
Dalam pekerjaan maupun kehidupan, ada proses yang perlu dijalani dengan konsisten.

Penolakan hari ini bukan berarti akhir dari segalanya, melainkan bagian dari perjalanan untuk belajar dan berkembang.
Di balik kesibukan karier, Ellyn menyimpan doa sederhana agar keluarganya selalu diberikan kesehatan.
Ia juga berharap siapa pun yang sedang membangun karier diberi kelancaran untuk terus melangkah, berkembang, dan mencapai posisi terbaik dalam hidupnya.
Tak hanya untuk dirinya sendiri, Ellyn juga memiliki harapan besar terhadap Indonesia. Ia berharap semakin banyak sumber daya manusia berkualitas yang hadir, memiliki integritas, dan bersama-sama berani melawan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.
Bagi Ellyn, lingkungan pergaulan juga memiliki pengaruh besar terhadap perjalanan seseorang. Setiap orang berhak memilih relasi dan circle yang mampu membawa energi positif dalam hidupnya.
“Kamu boleh memilih pergaulan dan relasimu jika itu untuk menjaga dirimu tetap berada dalam circle positif.
Tapi jangan pernah memaksakan diri dalam sebuah pergaulan hanya demi menyenangkan orang lain,” pesannya.
Menurutnya, penting untuk mulai memahami apa yang benar-benar baik bagi diri sendiri.
Pikirkan bagaimana sebuah lingkungan dapat memengaruhi kehidupan, bukan hanya hari ini, tetapi juga dalam jangka panjang.

Hidup terlalu singkat untuk terus menjalani sesuatu dengan keterpaksaan.
Bagi Ellyn Tamaya, tidak ada kata nanti untuk berubah menjadi pribadi yang lebih memahami arah hidup dan apa yang sebenarnya diinginkan oleh diri sendiri.
Source image: Ellyn Tamaya






