Nosel.id Jakarta- Eka Prasetyawati berasal dari Banjarbaru, Kalimantan Selatan, sebuah lingkungan yang hangat, di mana hampir semua warga saling mengenal layaknya keluarga sendiri.
Setelah sempat menetap di Bogor, kini ia membangun kehidupan bersama keluarga di Bandung. Nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian yang ia dapatkan sejak kecil menjadi bekal dalam menjalani kehidupan hingga saat ini.
Kesibukan utama Eka adalah sebagai instruktur Zumba. Perjalanan itu berawal dari rasa penasaran ketika mengikuti kelas Zumba untuk berolahraga dan mencari suasana baru.
Tanpa disangka, aktivitas tersebut berubah menjadi sebuah passion.

Baginya, Zumba bukan sekadar olahraga, tetapi juga cara untuk menghadirkan kebahagiaan, membangun rasa percaya diri, dan menyebarkan energi positif kepada banyak orang.
Dengan tekun berlatih dan terus mengembangkan kemampuan, ia akhirnya dipercaya menjadi seorang instruktur.
Hal yang paling membahagiakan bagi Eka adalah bertemu dengan banyak orang, berbagi semangat hidup sehat, dan melihat para peserta pulang dengan wajah penuh senyum setelah mengikuti kelasnya.
Di balik kesibukan tersebut, ia tetap berusaha menjaga keseimbangan antara pekerjaan, latihan, dan keluarga. Setiap waktu luang dimanfaatkannya untuk berlatih agar tetap memberikan yang terbaik bagi para peserta.
Bagi Eka, kesehatan adalah investasi paling berharga. Karena itu, ia berharap dirinya dan keluarga selalu diberikan kesehatan, kebahagiaan, keberkahan, serta kesempatan untuk terus berkembang dan memberi manfaat bagi lebih banyak orang.
Ia juga percaya bahwa hati yang penuh syukur dan kemauan untuk terus belajar adalah kunci menjalani kehidupan yang bermakna.

Melalui kisah hidupnya, Eka ingin mengajak setiap orang agar tidak takut memulai sesuatu yang baru. Tidak perlu menunggu menjadi sempurna untuk melangkah, karena keberanian mencoba dan konsistensi adalah awal dari setiap keberhasilan.
“Setinggi apa pun ilmu yang kita miliki, jangan pernah lupa bahwa adab adalah mahkotanya.
Dan sebaik-baiknya manusia adalah yang mampu menghargai orang lain.”
Source image: Eka Prasetyawati






