drg. Jessica Endriyana, Jaga Diri Dulu, Supaya Bisa Hadir Buat Orang Lain.

Nosel.id Jakarta- Bekasi menjadi saksi perjalanan hidup drg. Jessica Endriyana.

Sejak kecil hingga hari ini, ia masih tinggal di rumah yang sama, sebuah ruang yang tidak hanya menyimpan kenangan, tetapi juga menjadi titik kembali setelah hari-hari panjang sebagai dokter gigi dan dosen di Fakultas Kedokteran Gigi di Jakarta.

Dari sanalah ritme hidupnya terbangun: sederhana, konsisten, dan penuh kesadaran akan proses.

Sebagai dokter gigi sekaligus akademisi, hari-hari Jessica diisi dengan tanggung jawab profesional yang padat.

Bertemu pasien, mengajar, membimbing mahasiswa, hingga menjalani berbagai agenda yang sering kali datang tanpa bisa diprediksi.

Namun, di tengah kesibukan itu, ia memutuskan untuk memberi ruang bagi dirinya sendiri berawal dari satu niat yang sangat sederhana: ingin sehat.

Apa yang awalnya hanya keinginan untuk menjaga kebugaran, perlahan berubah menjadi kebiasaan. Dari kebiasaan, tumbuh rasa cinta.

Dari rasa cinta, lahir tantangan baru. Olahraga yang semula sekadar sarana menjaga kesehatan, kini menjadi proses pengembangan diri.

Jessica mulai bertanya pada dirinya sendiri: apa lagi yang bisa dicapai dari kegiatan ini supaya lebih menantang?

Pertanyaan itu menandai titik penting saat olahraga bukan hanya soal fisik, tetapi juga mental dan disiplin.

Tentu, proses ini tidak selalu mudah. Tantangan terbesarnya adalah menyusun jadwal latihan di tengah agenda kerja yang kerap berubah.

Namun dengan komitmen dan manajemen waktu yang kuat, Jessica berhasil menjaga konsistensi.

Ia berlatih setiap pagi dari Senin hingga Sabtu, dengan Minggu sebagai rest day bentuk penghargaan pada tubuh yang juga perlu jeda.

Baginya, olahraga bukan tentang ambisi semata, melainkan tentang keberlanjutan.

Tentang mendengarkan tubuh, memahami batas, dan tetap bergerak tanpa memaksakan diri.

Dari rutinitas inilah ia merasakan manfaat yang utuh: tubuh yang lebih sehat, pikiran yang lebih jernih, dan hati yang lebih bahagia.

Harapan Jessica sederhana namun bermakna. Ia ingin terus sehat dan terus berproses dalam hal-hal yang ia sukai menjalani hidup yang sehat dan happy.

Lebih dari itu, ia ingin kehadirannya bisa menjadi pemantik bagi mereka yang masih memandang olahraga sebelah mata.

Bahwa bergerak bukan soal tren atau pencapaian ekstrem, melainkan tentang keberanian untuk memulai.

Prinsip hidupnya terangkum dalam satu kalimat yang ia pegang teguh:

Jaga diri dulu, supaya bisa hadir buat orang lain.

Sebuah pengingat bahwa merawat diri bukanlah sikap egois, melainkan fondasi agar kita bisa memberi, mengabdi, dan berdampak lebih luas.

Dari Bekasi hingga Jakarta, dari ruang praktik hingga ruang kelas, dari pagi-pagi latihan hingga hari-hari panjang bekerja.

drg. Jessica Endriyana menjalani hidup dengan kesadaran penuh bahwa proses kecil yang dilakukan konsisten, pada akhirnya akan membentuk versi terbaik dari diri kita sendiri.

 

 

Source image: jessica

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *