drg. Aulia Feby, Selalu Percayalah Pada Waktumu Sendiri!

Nosel.id Jakarta- Aku Lia, berasal dari Salatiga, kota kecil yang punya tempat spesial di hatiku. Kota yang sejuk, tenang, dan rasanya hampir semua hal bisa ditemukan di sana.

Mungkin karena aku tumbuh dan besar di Salatiga, kota ini selalu memiliki makna “pulang” yang sulit dijelaskan dengan kata-kata.

Menjadi dokter gigi sebenarnya sudah menjadi cita-citaku sejak kecil. Pengalaman pertama kali berkunjung ke dokter gigi justru membuatku kagum melihat bagaimana berbagai alat dan teknologi digunakan untuk membantu pasien.

Sejak saat itu, keinginan untuk menjadi dokter gigi terus tumbuh dan bertahan hingga sekarang. Ternyata cita-cita kecil itu benar-benar menemukan jalannya.

Sebagai dokter gigi, hal yang paling aku sukai adalah ketika bisa membantu pasien kembali tersenyum, merasa nyaman, dan lebih percaya diri.

Ada kebahagiaan tersendiri saat melihat perubahan positif yang mereka rasakan setelah menjalani perawatan.

Tantangannya tentu ada, salah satunya adalah menghadapi pasien yang masih takut atau sudah terlalu lama menunda perawatan.

Namun dari situ aku belajar bahwa menjadi dokter gigi bukan hanya tentang mengobati, tetapi juga tentang membangun rasa percaya dan memberikan rasa aman kepada setiap pasien.

Harapan dan doaku yang paling utama adalah bisa membuat keluarga, terutama orang tua, bangga dengan apa yang telah aku capai.

Semoga ke depannya aku terus diberi kesehatan, kesempatan untuk berkembang, rezeki yang baik, dan karier yang membawa manfaat bagi lebih banyak orang.

Satu hal yang ingin aku sampaikan kepada siapa pun yang sedang berjuang meraih mimpinya:

Jangan takut untuk memulai dan jangan terlalu sibuk membandingkan perjalanan hidup dengan orang lain. Nikmati prosesnya, terus belajar, dan percayalah pada waktumu sendiri.

Setiap orang memiliki langkah, ritme, dan jalannya masing-masing untuk sampai pada tujuan yang telah ditakdirkan untuknya.

May we always have the time to care for what we have, before losing it teaches us its worth.”

Semoga kita selalu memiliki waktu untuk merawat apa yang kita miliki, sebelum kehilangan mengajarkan betapa berharganya hal tersebut.

 

 

Source image: drg. Aulia Feby