Nosel.id Jakarta- Lahir di Cirebon, Djose JA tumbuh di kota udang yang ramai, penuh cerita, dan penuh kenangan.
Meski tidak tinggal satu rumah dengan sang ayah karena mengikuti ibunya, Djose tidak pernah merasa mengalami kekurangan cinta.
Papi dan maminya, bagaimanapun caranya, selalu bekerja sama dalam mendidik Djose dan adiknya.
Jarak tidak pernah menjadi alasan untuk berhenti memberi kasih dan dari situlah Djose belajar bahwa rumah bukan soal satu atap, tetapi tentang hati yang sama-sama ingin membesarkan.
Saat memasuki dunia perkuliahan dan merantau ke Jakarta, hidup memberi tantangan baru.
Kota besar tidak selalu ramah, tapi justru di sanalah Djose menemukan dirinya sendiri.
Dengan keberanian anak rantau dan modal mimpi yang besar, ia mulai membuka usaha kecil-kecilan: parfum “Warpang Ci Jose” dan kuliner “Bakmie Khas Jaksel”.
Tidak semua bertahan, namun dari perjalanan itu ia menemukan satu hal yang justru menjadi pijakan kuat: bisnis bakmie.

Bakmie Khas Jaksel menjadi langkah demi langkah yang mengubah hidupnya. Dari sebuah usaha sederhana, perlahan menjadi brand yang membawanya naik level bukan hanya dalam bisnis, tapi juga dalam kedewasaan.
Menjalankan UMKM tidak pernah mudah. Djose paham betul betapa pentingnya pondasi yang kuat sebelum usaha bisa berdiri menjulang. Ia ingat betul pesan orang tuanya:
“Akar itu harus kokoh dulu, baru bisa tumbuh tinggi.”
Ada hari-hari penuh tekanan, hitungan keuangan yang pas-pasan, hingga rasa takut gagal.
Tapi ada juga hari penuh syukur ketika dari hanya 4 orang karyawan, kini Bakmie Khas Jaksel sudah memiliki 16 orang yang bekerja dengan nyaman, setia, dan tumbuh bersama.
Sebagian besar sudah dua tahun menemaninya. “Mereka bukan hanya pekerja. Mereka keluarga,” ujar Djose.
Dengan penuh syukur, Djose percaya bahwa tidak ada ujian yang diberikan Tuhan melebihi kemampuan seseorang.
Segalanya berjalan sesuai rencana-Nya naik turun, jatuh bangun, semuanya membentuk karakter Djose hingga menjadi seperti hari ini.
Ia berterima kasih pada keluarga kecilnya yang selalu mendukung, dan tentu saja kepada tim Bakmie Khas Jaksel yang menjadi bagian dari perjalanannya. Mimpinya pun kini semakin besar:
menyalakan keberhasilan ini dan suatu hari membawa Bakmie Khas Jaksel menyebar ke seluruh Asia.
Amin.

Pesan Djose JA sangat dalam,
Jika ada satu hal yang ingin Djose wariskan kepada siapa pun yang sedang berjuang, itu adalah keyakinan.
Bahwa apa pun yang kita tabur, itulah yang akan dituai.
Bahwa kegagalan bukan tanda berhenti, melainkan momen untuk bangkit, coba lagi, dan terus melangkah.Bahwa hidup akan selalu lebih indah ketika kita menjalani empat hal: bersyukur, berdoa, berusaha, dan berbagi — 4B.
Inilah perjalanan seorang anak muda dari Cirebon yang tidak hanya membangun usaha, tetapi juga membangun harapan.
Sebab di setiap mangkuk bakmie yang terhidang, selalu ada cerita perjuangan, keyakinan, dan cinta yang membuatnya terasa lebih hangat.
Source image: djose








