Nosel.id Jakarta- Deby Delia berasal dari Bandar Lampung, sebuah kota yang terkenal dengan keindahan wisata alamnya, terutama wisata pantai seperti Kyoko Beach.
Namun, di balik indahnya tempat kelahirannya, Deby tumbuh dalam keluarga yang tidak harmonis. Pengalaman tersebut justru membentuknya menjadi pribadi yang kuat, mandiri, dan penuh tanggung jawab.
Sebagai anak sulung dari enam bersaudara dengan lima adik laki-laki, Deby merasa memiliki tanggung jawab besar untuk menjadi teladan bagi adik-adiknya.
Sejak usia 14 tahun, ia dan saudara-saudaranya sudah belajar hidup mandiri. Pengalaman itulah yang menumbuhkan semangat pantang menyerah dan keyakinan bahwa keterbatasan bukanlah alasan untuk berhenti bermimpi.
Sebelum menjadi seorang pebisnis, Deby berkarier selama hampir lima tahun sebagai HR Representative di sebuah perusahaan logistik.
Meski pekerjaannya stabil, ia merasa kelelahan secara mental dan memutuskan untuk mengundurkan diri. Setelah beristirahat sejenak, Deby mulai mewujudkan impian lamanya dengan

membuka bisnis toko dessert dan kue. Kecintaannya mencoba berbagai makanan unik menjadi inspirasi untuk menghadirkan produk terbaik bagi para pelanggan.
Kini, hari-harinya dimulai sejak subuh untuk membuat kue dan nasi box, kemudian dilanjutkan dengan mengawasi operasional toko hingga sore hari.
Selain mengelola usaha, Deby juga aktif sebagai content creator dan menjalani beberapa pekerjaan freelance.
Kesibukannya semakin berwarna karena ia bergabung dengan komunitas padel, tempat ia membangun relasi, saling mendukung, dan berbagi energi positif bersama teman-temannya.
Bagi Deby, setiap perjuangan pasti memiliki tantangan. Namun, selama dijalani dengan hati yang ikhlas dan penuh rasa syukur, semua lelah akan terasa sepadan. Ia percaya bahwa tidak ada kesuksesan tanpa proses, dan tidak ada keberhasilan tanpa kerja keras.
Ke depan, Deby berharap dirinya dan orang-orang yang ia cintai selalu diberikan kesehatan, perlindungan Allah SWT, serta dijauhkan dari lingkungan yang toxic.
Ia ingin terus menikmati setiap proses kehidupan, mensyukuri setiap pencapaian, dan menjadi pribadi yang lebih baik setiap harinya.
Bagi Deby Delia, kehidupan bukan ditentukan oleh seberapa besar privilese yang dimiliki, melainkan oleh seberapa kuat seseorang bertahan, bangkit, dan tetap memiliki hati yang baik.

“Tidak semua orang lahir dengan privilese keluarga yang sempurna. Sesulit apa pun hidup, jalani dengan senyum, keikhlasan, husnuzan, dan keyakinan bahwa dirimu mampu.
Saat berada di atas maupun di bawah, tetaplah rendah hati, menghargai orang lain, dan memanusiakan manusia.
Karena berbuat baik itu mudah, tetapi memiliki hati yang benar-benar baik adalah hal yang istimewa.”
Semoga kisah Deby Delia dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk tetap kuat menghadapi setiap ujian, berani mengejar impian, dan tidak pernah kehilangan ketulusan dalam berbuat baik.
Source image: Deby Delia.






