Ardhya Garini, Menjadi Perempuan yang Terus Bertumbuh Tanpa Kehilangan Diri

Nosel.id Jakarta- Berasal dari Bandung, Ardhya Garini yang akrab disapa Dhea tumbuh dalam keluarga sederhana yang mengajarkannya banyak nilai kehidupan. Baginya, rumah bukan hanya tempat tinggal, tetapi ruang untuk pulang, merasa dicintai, diterima, dan menjadi diri sendiri.

Kenangan tentang keluarga, suasana rumah, serta orang-orang tulus di sekelilingnya menjadi hal yang hingga kini paling ia syukuri.

Dhea sebelumnya berkarier sebagai pramugari, dan kini lebih banyak menjalani dunia bisnis serta entrepreneurship. Di luar kesibukannya, ia menikmati olahraga, traveling, dan mencoba berbagai aktivitas baru.

Baginya, hidup bukan hanya tentang bekerja dan mengejar target, tetapi juga tentang menjaga kesehatan, menikmati proses, bertemu orang baru, dan memberikan ruang bagi diri sendiri.

Meski kerap mendapat pujian seperti seorang model, Dhea memilih melihat dirinya sebagai perempuan yang masih terus belajar untuk menjadi versi terbaik dari dirinya.

Menjalankan bisnis sekaligus kehidupan pribadi tentu tidak selalu mudah.

Ada masa ketika semuanya terasa berat, keputusan yang salah, kegagalan, hingga momen ketika ia mempertanyakan kemampuan dirinya sendiri.

Namun, dari sana Dhea belajar bahwa seseorang tidak harus selalu kuat setiap hari.

Kadang kita boleh berhenti sebentar, menangis, beristirahat, lalu kembali berjalan.”

Menurutnya, menikmati hidup juga berarti tidak terlalu keras kepada diri sendiri dan tidak membandingkan perjalanan dengan orang lain.

Ia memilih memiliki hal-hal yang membuatnya bersemangat setiap pagi, seperti olahraga, traveling, keluarga, dan rasa syukur.

Ke depan, Dhea berharap keluarganya selalu diberikan kesehatan, kehidupan penuh kasih, dan hati yang tenang. Dalam karier dan bisnis, ia ingin terus bertumbuh bukan hanya secara finansial, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi orang lain.

Ia ingin menjadi perempuan yang semakin matang dalam mengambil keputusan, bijaksana menghadapi kehidupan, namun tetap memiliki hati yang lembut meski telah melewati banyak hal.

Kepada pembaca, Dhea berpesan agar jangan terlalu sibuk mengejar kehidupan yang terlihat sempurna hingga lupa menikmati kehidupan yang sedang dijalani.

Setiap orang memiliki waktunya masing-masing. Ada yang berjalan cepat, ada pula yang harus jatuh berkali-kali sebelum menemukan jalannya. Tidak apa-apa jika hari ini belum sampai di tempat yang diinginkan. Yang penting, jangan berhenti berjalan dan jangan kehilangan diri sendiri dalam perjalanan.

Aku tidak tahu apa yang menungguku di depan.

Tapi setelah semua yang kulewati, aku tahu satu hal: nothing is impossible when you refuse to give up on yourself.”

Dhea juga memilih sebuah prinsip sederhana dalam menjalani kehidupan:

Aku memilih hidup yang tenang. Bukan karena aku sudah tidak punya masalah, tapi karena aku sudah tidak ingin kehilangan diriku sendiri hanya untuk mempertahankan sesuatu.”

Bagi Dhea, bertumbuh bukan berarti harus menjadi sempurna. Terkadang, bertumbuh adalah tentang belajar menerima diri, berani melepaskan yang tidak lagi baik, dan tetap melangkah dengan hati yang tenang.

 

 

Source image: Dhea