Anvita Putri: Belajar Mencintai Diri Sendiri, Menemukan Ketenangan Lewat Lari

Nosel.id Jakarta- Di balik langkah-langkahnya yang kini konsisten menaklukkan lintasan lari, tersimpan perjalanan hidup yang penuh proses, pembelajaran, dan keberanian untuk bangkit.

Anvita Putri, yang akrab disapa Anvita, adalah sosok perempuan yang percaya bahwa kebahagiaan sejati berawal dari kemampuan mencintai diri sendiri.

Lahir di Jakarta dan menghabiskan separuh masa hidupnya di Solo, Anvita tumbuh sebagai anak perempuan pertama di keluarganya.

Sejak kecil, ia belajar bahwa hidup menuntut seseorang untuk mandiri dan tidak selalu bergantung kepada orang lain.

Nilai-nilai tersebut perlahan membentuk pribadinya menjadi perempuan yang tangguh dalam menghadapi berbagai fase kehidupan.

Selepas menyelesaikan kuliah pada 2018, Anvita memulai karier di bidang telekomunikasi. Dunia profesional menjadi bagian penting dalam perjalanan hidupnya hingga akhirnya ia menikah dan memilih mendampingi bisnis sang suami.

Keputusan itu bukan akhir dari langkahnya untuk terus berkembang.

Saat ini, selain mengajar les privat sebagai pekerjaan tambahan, ia juga mulai membangun dirinya sebagai seorang content creator yang ingin menghadirkan pengaruh positif melalui media sosial.

Di balik aktivitasnya sebagai ibu rumah tangga dan kreator konten, tersimpan kisah yang tidak banyak diketahui orang.

Anvita pernah mengalami gangguan kecemasan, kondisi yang membuatnya harus belajar mengenali dan mengelola emosinya dengan lebih baik.

Di tengah proses pemulihan tersebut, ia menemukan satu aktivitas yang perlahan mengubah hidupnya: berlari.

Baginya, lari bukan sekadar olahraga. Setiap langkah menjadi ruang untuk menenangkan pikiran, memperbaiki suasana hati, dan membangun kembali rasa percaya diri.

Awalnya tidak mudah. Latihan yang melelahkan, rasa ingin menyerah, hingga kegagalan dalam beberapa event pernah ia rasakan.

Namun semua itu justru menjadi bagian dari proses yang membentuk mentalnya semakin kuat.

Konsistensi akhirnya membuahkan hasil. Anvita mulai rutin berlatih dan mengikuti berbagai ajang lari, seperti Mangkunegaran Run hingga ROL Siksorogo. S

etiap medali yang berhasil ia bawa pulang bukan sekadar simbol kemenangan, melainkan bukti dari perjuangan melawan rasa takut, kecemasan, dan keraguan terhadap diri sendiri.

Lebih dari itu, dunia lari juga mempertemukannya dengan komunitas yang suportif. Ia mendapatkan banyak teman baru, relasi, dan lingkungan yang saling memberikan semangat untuk terus bertumbuh.

Melalui konten-konten yang ia bagikan di media sosial, Anvita berharap semakin banyak perempuan, khususnya para ibu rumah tangga, menyadari bahwa olahraga dapat memberikan dampak besar bagi kesehatan fisik maupun mental.

Di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan, Anvita memiliki pandangan sederhana namun bermakna. Menurutnya, seseorang perlu belajar mencintai dirinya sendiri sebelum berusaha membahagiakan orang lain.

Dengan mencintai diri sendiri, seseorang memiliki energi positif yang cukup untuk dibagikan kepada pasangan, keluarga, maupun lingkungan sekitar.

Banyak orang merasa harus selalu menyenangkan orang lain. Padahal ketika kita mampu menghargai dan mencintai diri sendiri, kita akan lebih tenang menghadapi berbagai situasi hidup, baik yang sudah direncanakan maupun yang datang tanpa diduga,” ungkapnya.

Melalui perjalanan hidupnya, Anvita ingin mengajak siapa pun untuk tidak takut memulai perubahan sekecil apa pun. Karena terkadang, satu langkah kecil hari ini mampu membawa seseorang menuju kehidupan yang jauh lebih sehat, bahagia, dan bermakna.

Menutup kisahnya, Anvita membagikan pesan yang selalu ia pegang teguh:

Self love first! When you truly love and respect yourself, the world will easily get to know the real you.”

Ia juga mengingatkan, “Jika kamu terus-menerus hidup untuk menyenangkan atau mengkhawatirkan penilaian orang lain, kamu kehilangan kendali atas hidupmu sendiri.”

Bagi Anvita, hidup bukan tentang memenuhi ekspektasi orang lain, melainkan tentang menjadi versi terbaik dari diri sendiri dan terus melangkah, satu langkah demi satu langkah, menuju kehidupan yang lebih bermakna.

 

 

Source image: Anvita Putri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *