Nosel.id Jakarta- Amalia Widi Artikasari, seorang wanita yang lahir dan besar di kawasan Pluit, Jakarta Utara, memiliki kisah hidup yang penuh inspirasi. Tinggal di dekat laut memberinya pengalaman yang unik.
Setiap hari ia dapat menikmati keindahan matahari terbenam di balik cakrawala. Namun, ada cerita lain di balik itu.
Ketika air laut pasang, ia dan keluarganya harus menghadapi banjir. Meski begitu, pengalaman ini membuatnya mencintai hidangan laut, dan hingga kini seafood tetap menjadi favoritnya.
Awalnya, Amalia tidak pernah membayangkan akan terjun serius di dunia olahraga.
Semuanya bermula dari kondisi kesehatannya yang sering menurun. Setelah melalui berbagai pengobatan tanpa hasil, dokter menyarankan ia untuk berolahraga.
Dari sinilah perjalanan yang tak terduga dimulai.
Ia memulai dengan berlari, aktivitas sederhana yang kini menjadi bagian penting dari hidupnya. Tak hanya itu, ia bergabung dengan komunitas lari Indorunners yang kemudian menjadi keluarga keduanya.
Keaktifannya membuat Amalia dipercaya sebagai bagian dari tim penasihat Indorunners, posisi yang ia jalani hingga kini.

Demi meningkatkan performa larinya, Amalia mencoba berbagai olahraga lain, seperti pilates.
Dari sini, ia mengenal olahraga POUND, yang akhirnya membawanya untuk mengambil sertifikasi sebagai instruktur.
Dedikasi dan passion-nya yang kuat juga membuatnya mendapatkan sertifikasi di beberapa cabang olahraga lain.
Puncaknya, Amalia dipercaya menjadi salah satu perwakilan Indonesia dalam dua cabang olahraga internasional, yaitu Barre Intensity dan POUND.
Menjadi seorang instruktur olahraga bukanlah pekerjaan yang mudah. Amalia harus menghadapi berbagai karakter, level tubuh, dan tujuan yang berbeda dari setiap kliennya.
Tantangan terbesarnya adalah membangun semangat klien agar tetap termotivasi untuk mencapai tujuan mereka.
“Sebagai instruktur, saya harus bisa memberikan keseimbangan antara semangat dan tujuan mereka.
Harapan saya, meskipun nantinya tujuan mereka tercapai, mereka tetap menjalani gaya hidup sehat di mana pun mereka berada,” ujar Amalia.
Amalia memiliki harapan yang sederhana namun bermakna: ia ingin semua aspek kehidupannya terus membaik setiap tahunnya, baik dari segi kesehatan lahir dan batin, kesejahteraan ekonomi, hingga dikelilingi oleh orang-orang yang positif dan berkarakter baik.

Dari perjalanan hidupnya, Amalia membagikan pesan berharga yang telah ia rasakan manfaatnya:
“Jadilah pribadi yang selalu ingin belajar, baik dari yang lebih muda maupun lebih tua.
Jangan pelit berbagi ilmu, karena ilmu yang diwariskan dapat menciptakan generasi penerus yang lebih baik.
Jadilah manusia yang memanusiakan manusia lainnya dengan sebaik-baiknya.”
Source image: amalia








