Nosel.id Jakarta- Di balik sejuknya udara Temanggung, Jawa Tengah, kota kecil yang dikenal sebagai Negeri Tembakau lahirlah seorang perempuan yang tumbuh dengan karakter kuat dan penuh tekad: Alola Tulip Winarto.
Kota yang dikelilingi pegunungan dan hamparan perkebunan tembakau itu bukan hanya tempat ia dibesarkan.
Tetapi juga ruang yang membentuk cara pandangnya tentang hidup: sederhana, bekerja keras, dan selalu percaya bahwa setiap langkah memiliki arti.
Kini, Alola berkarier sebagai banker di salah satu BUMN, sebuah profesi yang menuntut kedisiplinan, tanggung jawab, dan stabilitas emosi.
Dari dunia perbankan inilah ia belajar bertemu banyak orang mulai dari nasabah, kolega, hingga mitra profesional yang secara perlahan memperluas sudut pandangnya.
“Sukanya, relasi makin banyak. Tapi dukanya, waktu jadi tersita dan usaha sampingan kadang kurang fokus,” ungkapnya jujur.
Namun, semangat kewirausahaannya tak pernah padam.
Sejak masa kuliah, Alola sudah membangun bisnis masker produksi sendiri, sebuah langkah berani di usia muda.

Ia juga aktif menerima beberapa produk endorsement yang semakin menambah pengalamannya di dunia kreatif.
Di tengah kesibukan itu, ia tetap menjaga hobinya: bermain musik bersama band sebagai pemain bass, dan memasak sebagai pelarian sederhana yang membuat hatinya tenang.
Bagi Alola, hidup adalah perjalanan untuk bermanfaat bagi banyak orang. Ia percaya bahwa keyakinan adalah fondasi utama dari pencapaian.
Moto hidupnya sederhana, namun memiliki kekuatan besar:
“Ketika kita yakin, kita pasti bisa.”

Ke depan, Alola berharap bisa mencapai dua hal sekaligus, berprestasi sebagai banker, dan tumbuh sebagai wirausaha yang mandiri.
Bukan sekadar soal karier, tetapi tentang memberi dampak positif, menjadi inspirasi bagi sesama, dan terus berkembang tanpa berhenti.
Dalam setiap langkahnya, Alola membuktikan bahwa perempuan muda dari kota kecil pun bisa melangkah jauh, selama ia berani bermimpi dan percaya pada kemampuannya sendiri.
Source image: alola








