Nosel.id Jakarta- Bagi Alfiani Hadiyati, Bandung bukan sekadar tempat lahir. Kota itu adalah rumah bagi kenangan, tempat di mana banyak cerita hidupnya bermula.
Bandung memiliki suasana yang sulit dijelaskan dengan kata-kata hangat, akrab, dan penuh rasa pulang.
Kenangan tentang kota ini selalu melekat dalam dirinya, dan bagi Alfiani, tidak akan pernah ada tempat lain yang bisa menggantikan posisi Bandung di hatinya.
Kini Alfiani menjalani aktivitas profesionalnya di Jakarta.
Ia bekerja sebagai marketing di Santiago Bar Jakarta, sebuah pekerjaan yang menuntutnya untuk selalu bertemu banyak orang dengan berbagai karakter dan latar belakang.

Dunia marketing memberinya pengalaman berharga untuk belajar memahami manusia, membangun relasi, dan mengembangkan kepercayaan diri dalam berkomunikasi.
Selain itu, Alfiani juga sesekali mengambil kesempatan sebagai freelance model. Dunia modeling memberinya ruang untuk mengekspresikan diri sekaligus menambah pengalaman di industri kreatif.
Baginya, setiap kesempatan yang datang adalah cara untuk terus berkembang dan mencoba hal-hal baru dalam hidup.
Salah satu hal yang paling ia sukai dari pekerjaannya adalah kesempatan untuk bertemu orang-orang baru hampir setiap hari. Interaksi tersebut membuka banyak cerita, perspektif, dan pelajaran hidup yang berbeda.
Namun, di balik kesenangan itu, Alfiani juga menyadari bahwa tidak semua orang memiliki niat yang baik. Dari situlah ia belajar satu hal penting: menjadi bijak dalam memilih teman dan lingkungan.
Bagi Alfiani, pengalaman hidup telah mengajarkannya untuk tetap menjaga hati dan nilai-nilai kebaikan. Ia percaya bahwa kebaikan tidak pernah sia-sia.

Pesan sederhana yang selalu ia pegang adalah bahwa setiap kebaikan yang diberikan kepada orang lain pada akhirnya akan kembali kepada diri sendiri.
“Semua yang baik akan kembali baik,” ujarnya. Karena itu, ia tidak pernah takut untuk tetap berbuat baik, meskipun dunia terkadang tidak selalu ramah.
Bagi Alfiani Hadiyati, hidup adalah perjalanan untuk terus belajar, bertumbuh, dan menjaga kebaikan di mana pun langkahnya berada, dari Bandung yang selalu ia rindukan hingga hiruk-pikuk Jakarta yang kini menjadi bagian dari ceritanya.
Source image: Alfi






