Dalam kegiatan Mubes PJT ( Paguyuban Jawa Tengah) tahun 2022 yang berlangsung di Anjungan Jawa Tengah, TMII Jakarta telah menyepakati dan ada beberapa keputusan yang sudah disetujui dan secara aklamasi dihadiri oleh semua perwakilan dari 35 kabupaten dan kota se Jawa Tengah yang ada di Jakarta. (6/11/22)
Acara yang diawali dengan Lagu Indonesia Raya, Mars PJT, sambutan Ketua Panitia, Ketum dan Pembina, kemudian Gubernur Jawa Tengah yang sekaligus membuka sidang pleno untuk menentukan keterwakilan dan delegasi kepengurusan PJT 2022-2027.

Sidang pleno yang sampai empat tahapan yakni untuk pembacaan agenda mubes, tatib, dan pemilihan ketua sidang, kemudian pleno dua untuk laporan LPJ pengurus 2017-2022, pandangan umum utusan mubes, tanggapan Ketum PJT 2017-2022, dan demisioner kepengurusan, lalu pleno tiga pembentukan sidang komisi, sidang komisi dan pengesahan hasil, terakhir pleno empat yakni pemilihan Ketum PJT 2022-2027, pembacaan surat keputusan dan sambutan Ketum terpilih.
Dalam pemilihan Ketua Umum PJT 2022-2027 antara petahana Drs. Leles Sudarmanto, SE, MM yang juga sebagai Ketua Paguyuban Wonogiri ( PAKARI), melawan Drs.H. Fathan Subchi, anggota DPR RI yang juga sebagai Ketua Paguyuban Demak Bintoro Nusantara (PDBN).

Pemilihan berlangsung alot dan bahkan selisih hanya satu suara, yaitu untuk Leles 24 suara, dan Fathan 23 suara, dan satu suara dinyatakan tidak sah.
Masing-masing mempunyai ketokohan dan banyak yang mendukung untuk membuat paguyuban yang mewakili Jawa Tengah di ibukota ini lebih bermanfaat dan berdampak besar.
Peran PJT Jateng cukup signifikan, terutama dalam membantu pemerintah dan masyarakat, khususnya saat pandemi COVID 19, dan sukses bersama pemerintah dalam pelaksanaan vaksin Covid 19, sehingga warga PJT bisa terlindungi dari ancaman virus corona, ini pendapat dari Ketua Dewan Pembina PJT, Jend TNI ( Purn). Wiranto.
Beberapa kegiatan PJT selain penanggulangan pandemi covid juga beberapa kali mengadakan kegiatan budaya, sembako sosial, mudik gratis bareng dan tentu saja silaturahmi dan menghadiri kegiatan dari 35 paguyuban kabupaten dan kota di Jawa Tengah yang ada di Jakarta.








