
Close The Door, kanal youtube Deddy Corbuzier, kini sudah mempunyai 1000 konten video, dan sebanyak 18, 6 juta penonton. Total dari awal konten pertama sudah sampai 3, 2 milyar dengan acara lainnya di jaringan Dektos.
Dalam setiap konten-konten terbarunya rata-rata ditonton oleh lebih dari satu juta pengunjung. Variasi atau gebrakan ide konten selalu hadir dalam channel ini. Jika dalam konten podcats adalah narasumber yang selalu menjadi acara ditunggu-tunggu dan ada info baru, Close The Door merengsek ke acara live sebuah pertandingan tinju.
Acara konten youtube live ini kini di tonton dua puluh lima juta orang. Dan channel youtube ini tidak akan berhenti sampai disini. Deddy yang terkenal jenius dan pintar membaca peluang pasti akan menuju titik-titik peluang lainnya untuk mengisi kekosongan dan meraih pundi rupiah tentu saja.
Kini channel Deddy, lewat bendera PT Dektos Digital Corbuzier kebanjiran para investor. Sebut saja nama-nama yang sudah berinvestasi dan menjalin kerjasama dengan kanal youtube ini ada PT Digital Mediatama Maxima TBK, PT Si Cepat Express Indonesia, Prestige Indonesia Motor dan banyak lainyya. Deddy menargetkan nilai investasinya sekitar empat triliyun rupiah di tahun 2022 ini.
Pertanyaan selanjutnya kenapa sekarang banyak chanel-chanel youtube Indonesia, sebut saja channel dari Adella Wulandari, Uus, Rhenald Kasali, Indrawan Nugroho, Detetktif Ido dan masih banyak lainnya ada logo dari Close The Door?
Jawabannya bisa kita analisa dari dua faktor. Faktor internal dari pernyataan Deddy dan perspektif dari pihak luar atau mitra yang bergabung dengan Dektos.
Untuk pertama, Deddy pernah mengatakan bahwa dengan kinerja dan pencapaian dari Close The Door, kini dana dari investor sudah lumayan banyak, dan dana ini ia akan gunakan untuk memperbesar PT Dektos Digital Corbuzier, tentu lewat kinerja-kinerja yang lebih progresif.
Untuk menjadi sebuah media alternatif, dan membesarkan perusahaan dimana disana ada perusahaan-perusahaan lainnya dan konten kreator yang bergabung. Dengan dana yang besar, kinerja awal yang mengagumkan tentu ada percepatan untuk menuju arah yang lebih besar di inginkan Deddy.
Dengan adanya perluasan dan semakin kayanya variasi acara dalam satu induk pengelolaan bersama Dektos, yang di picu oleh nama besar Close The Door.
Untuk faktor dari luar, tentu ajakan atau minat mereka bergabung dengan Close The Door, karena adanya keyakinan dari mereka semisal Dektos lewat brand word Close The Door minta kerjasama jangka panjang, investasi dan hal lainnya.
Mereka percaya dengan sosok Deddy Cobuzier untuk pertumbuhan chanel youtubenya. Memperhatikan semua aspeknya, mulai dari manajemen SDM, arah peluang proyek dan peluang-peluang strategis lainnya.
Jadi lengkap, disini bukan faktor kapital atau modal saja, tapi juga trust dan optimisme bersama untuk kerja jangka panjang yang lebih komplek tantangan di industri digital ini dan tepat dalam membidik sasaran.








