Nosel.id Jakarta- Astri Syaf berasal dari Sukabumi, Jawa Barat, sebuah kota yang identik dengan alam hijau dan udara sejuk.
Namun, masa kecil Astri tidak sepenuhnya dipenuhi cerita bahagia.
Sejak usia dini, hidup mengajarkannya untuk tumbuh lebih cepat dari seharusnya.
Keadaan orang tua menuntutnya menjadi pribadi yang dewasa, mandiri, dan kuat, bahkan ketika ia sendiri masih belajar memahami arti kehidupan.
Tidak ada pilihan selain bertahan dan melangkah.
Dari sanalah karakter Astri terbentuk: perempuan yang tidak mudah mengeluh, terbiasa mengandalkan diri sendiri, dan perlahan menjadikan luka sebagai tenaga untuk terus maju.
Ia belajar bahwa kekuatan bukan tentang tidak pernah lelah, tetapi tentang tetap berjalan meski lelah itu nyata.
Kini, Astri menjalani karier sebagai tenaga kesehatan.
Ia bekerja sebagai perawat di salah satu rumah sakit di Jakarta, profesi yang menuntut empati, kesabaran, dan keteguhan hati.
Setiap hari ia berhadapan dengan berbagai kondisi manusia, dari rasa sakit, harapan, hingga doa-doa yang dipanjatkan dalam diam.
Baginya, menjadi perawat bukan sekadar pekerjaan, tetapi panggilan untuk hadir dan memberi makna bagi hidup orang lain.
Di tengah padatnya ritme kerja rumah sakit, Astri menemukan cara sendiri untuk bernapas: mendaki gunung.

Hiking bukan hanya hobi, melainkan ruang pulang. Alam memberinya ketenangan yang tidak selalu ia dapatkan di kota.
Setiap cuti kerja ia manfaatkan untuk menjelajah, menyusuri jalur pendakian, dan berdialog dengan dirinya sendiri.
Ia menikmati keindahan alam yang luar biasa, langit yang terbuka luas, kabut yang turun perlahan, dan rasa syukur yang hadir tanpa diminta.
Tentu ada duka dalam pendakian: jalur-jalur rancau yang menguji fisik, hujan yang turun tiba-tiba, langkah yang berat.
Namun justru di sanalah letak keseruannya. Setiap tantangan menghadirkan sensasi hidup yang utuh, tak selalu nyaman, tetapi jujur.
Harapan Astri sederhana namun dalam. Ia berharap hidup dipenuhi kebaikan, dimudahkan dan dilancarkan langkahnya, serta dikuatkan kembali dalam menjalani hari-hari ke depan.
Ia juga percaya pada kebahagiaan yang datang secara tiba-tiba hadiah kecil dari semesta bagi mereka yang terus bertahan.

Baginya, hidup adalah rangkaian cerita yang selalu bisa dimulai ulang. Dengan halaman baru, tujuan baru, dan harapan baru.
Yang terpenting, jangan lupa berterima kasih kepada diri sendiri yang telah bertahan sejauh ini, dan kepada orang-orang yang pernah hadir serta berperan penting dalam perjalanan hidup.
Karena tidak semua orang mampu terus melangkah setelah luka.
Dan Astri Syaf adalah bukti bahwa dari masa kecil yang sunyi, bisa tumbuh pribadi yang kuat, peduli, dan penuh makna.
Source image: astri








