Nosel.id Jakarta- Vania Nova Limaran lahir dan tumbuh di Jakarta, namun sebagian kenangan masa kecilnya tersimpan hangat di Lampung.
Meski kesehariannya dihabiskan di ibu kota, Lampung menjadi tempat yang istimewa karena di sanalah para kakek-neneknya menetap, baik dari garis keluarga Tionghoa maupun Jawa yang lebih dulu bermigrasi ke sana.
Setiap kunjungan ke Lampung selalu berarti pulang pada kehangatan: berkumpul dengan sepupu, bermain bersama, dan menikmati momen keluarga yang sederhana namun penuh cinta.
Kenangan-kenangan itulah yang membentuk rasa syukur dan kepekaan Vania terhadap arti kebersamaan.
Kecintaannya pada dunia visual bermula secara profesional ketika ia bekerja di sebuah perusahaan fotografi ternama, Axioo.

Dari sana, Vania benar-benar menemukan bahwa fotografi bukan sekadar pekerjaan, melainkan panggilan hati.
Terutama sebagai fotografer keluarga dan bayi, ia merasakan betul betapa berharganya sebuah momen.
Mengabadikan perjalanan hidup seseorang, dari waktu ke waktu, membuatnya merasa sangat bersyukur, karena setiap foto adalah potongan kisah yang tak akan terulang.
Semangat yang sama terhadap hal-hal sederhana dan bermakna juga melahirkan HIBI, sebuah brand yang ia bangun bersama sahabatnya.
Berangkat dari kecintaan mereka pada gaya Jepang yang bersih, rapi, dan fungsional, HIBI dimulai dari produk-produk kecil seperti pouch sederhana, hingga berkembang menjadi tas.
Sesuai dengan tagline-nya, little details matter, HIBI yang berarti daily diharapkan bisa menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari, menemani rutinitas dengan desain yang praktis dan penuh perhatian pada detail.
Kreativitas Vania tidak berhenti di sana. Di masa awal pandemi COVID-19, lahirlah Sucang secara tak terduga.
Berawal dari resep susu kedelai buatan sang ibu yang memenuhi standar Vania yang cukup picky, produk ini ternyata disukai oleh teman-temannya.
Dari sekadar iseng membuat untuk orang terdekat, Sucang berkembang menjadi usaha kecil berbasis pre-order dan hingga kini masih diproduksi dalam small batches secara rumahan.
Sebuah bukti bahwa banyak hal besar sering lahir dari niat yang sederhana.
Menjalani berbagai peran tentu tidak selalu mudah. Seperti pekerjaan lainnya, ada pasang surut yang harus dihadapi.
Mengatur jadwal, menentukan prioritas, dan membagi fokus menjadi tantangan tersendiri.
Namun bagi Vania, selama kita berusaha melakukan yang terbaik dan tetap fokus pada apa yang dikerjakan, selalu ada jalan yang bisa dilalui.
Tentang harapan, Vania memandang tahun-tahun ke depan dengan optimisme yang tenang.
Ia berharap setiap usaha yang dijalani dapat membuahkan hasil yang lebih baik.
Di atas segalanya, kesehatan menjadi prioritas utama, karena dari tubuh dan pikiran yang sehat, segala hal baik dapat bermula.
Sebagai penutup, Vania Nova Limaran membagikan pesan yang ia pegang dalam menjalani hidup:

Hidup akan selalu memiliki naik dan turun.
Yang terpenting adalah bagaimana kita memilih untuk menghadapinya dan mengambil kendali atas perjalanan kita sendiri.
Jangan pernah menyerah pada hal-hal yang benar-benar berarti.
Lakukan yang terbaik, teruslah menjadi versi diri yang lebih baik, dan percayakan sisanya kepada Tuhan. Pegang harapan, selalu.
Source image: vania








