Nosel.id Jakarta- Menjadi perempuan yang berdaya, mandiri secara ekonomi, namun tetap hadir sepenuhnya sebagai istri dan ibu apakah itu mungkin?
Bagi Novi Arum Sari, jawabannya sederhana: bisa banget.
Perempuan yang akrab disapa Novia ini lahir dan besar di Boyolali, Jawa Tengah. Hidup membawanya merantau jauh ke Samarinda, Kalimantan Timur, mengikuti sang suami dan memulai babak baru kehidupan.
Namun sebelum sampai pada titik ini, Novia telah ditempa oleh perjalanan hidup yang penuh makna.
Dibesarkan oleh seorang ibu single parent, Novia tumbuh dengan satu teladan utama: perempuan tangguh, kuat, dan mandiri.
Ibunya bukan hanya orang tua, tetapi juga sosok panutan yang menanamkan nilai keteguhan, kerja keras, dan keikhlasan dalam menjalani hidup.
Nilai-nilai itulah yang kemudian menjadi fondasi Novia dalam melangkah.
Lulusan S.Pd, Novia sempat meniti karier profesional di dunia telekomunikasi dan perbankan.
Hingga akhirnya, setelah menikah, ia bersama suami mendirikan dan membesarkan bisnis keluarga di bidang properti: SBS Kontraktor, SBS Arsitek, dan SBS Properti.

Dari satu usaha, keberanian Novia untuk bertumbuh membawanya merambah bidang lain, kuliner melalui Pempek Ayuk Vie, serta fashion lewat NAS Boutique.
Di Samarinda, nama Novia juga dikenal lewat berbagai tawaran endorse.
Namun, baginya popularitas bukan tujuan utama. Aktivitas media sosial dijalani dengan sadar dan terukur.
“Kalau benar-benar ada waktu luang saja aku terima endorse,” tuturnya.
“Karena kerjaan dan usaha sudah cukup menyita waktu. Dalam seminggu, aku bisa 2–3 kali keluar kota untuk survei dan meeting.”
Di balik kesibukan itu, satu prinsip tidak pernah berubah: keluarga adalah prioritas utama.
Sang suami bahkan menyebut Novia sebagai sosok mompreneur hebat, mampu mengelola usaha, tanpa mengesampingkan kodratnya sebagai istri dan ibu.
“Bekerja atau memiliki usaha hanyalah salah satu bentuk ikhtiar menjemput rezeki di jalan Allah,” ujar Novia.
“Namun itu tidak boleh membuat kita lalai pada kewajiban utama: mencintai dan merawat keluarga. Family always comes first.”
Nasihat yang paling ia pegang teguh adalah kesadaran bahwa kelak, perempuan akan dimintai pertanggungjawaban atas perannya sebagai istri dan ibu.
Kesadaran itulah yang membuat Novia terus berusaha menjadi better mom and wife, sedikit demi sedikit, setiap hari.
Ia belajar memasak, terus meng-upgrade ilmu parenting, rutin berolahraga, dan menerapkan gaya hidup sehat.
Semua dilakukan bukan demi citra, melainkan demi kebahagiaan orang-orang yang ia cintai.
Lewat akun Instagram @novia.cooking, Novia membagikan hasil masakannya serta tips makanan dan minuman sehat.
Tak sedikit pesan masuk dari orang-orang yang merasa terinspirasi oleh kesederhanaan dan konsistensinya.
Bagi Novia, menjadi inspirasi tidak harus selalu lewat pencapaian besar.
Terkadang, orang lain belajar dari proses kita yang terus bertumbuh, bertumbuh menjadi versi diri yang lebih baik dari hari ke hari.
Harapannya sederhana namun dalam:
Apa pun pilihan peran perempuan ibu rumah tangga, wanita karier, pengusaha, atau semuanya sekaligus, setiap perempuan adalah hebat dengan versinya masing-masing.
Tetaplah menjadi diri sendiri, terus belajar, terus meng-upgrade diri dan ilmu, hingga akhirnya menjadi perempuan yang lebih cantik, bukan hanya secara rupa, tetapi juga jiwa dan lebih bahagia setiap harinya.

Menutup kisahnya, Novia berbagi satu refleksi hidup yang ia yakini:
“Naik turunnya kehidupan aku anggap seperti chord lagu. Memang harus naik turun untuk mendapatkan nada yang indah.
Kita hanya perlu menerima dan menjalani hidup dengan penuh syukur untuk sampai pada apa yang disebut kebahagiaan.”
Source image: novia








